Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Panen 70 Kg Lele, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang dukung program ketahanan pangan

0 31

Pangkalpinang (20/10) Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang Panen 70 Kg Lele, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian berjalan dengan baik.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang Mufakhom, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan panen ikan lele sebanyak 70 kilogram di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

Panen ini merupakan wujud keberhasilan program budidaya ikan air tawar yang dijalankan melalui Program ini menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian yang tidak hanya meningkatkan keterampilan bagi wargabinaan, akan tetapi juga sebagai wujud mendukung upaya ketahanan pangan nasional.

Mufakhom menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dalam menjalankan program kemandirian kalo perlu nantinya pada saat penebaran bibit kembali saya juga akan memberikan 2000 bibit lele secara pribadi guna menumbuhkan semangat produktif bagi wargabinaan sekaligusenjadi kontribusi bagi ketahanan pangan sebagaimana arah kebijakan Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Akselerasi Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu wargabinaan berinisial Fb turut mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam budidaya ikan lele tersebut.

“Saya belajar banyak tentang cara memelihara dan merawat ikan ini mulai dari bibit lele kecil sampai besar seperti sekarang, saya juga belajar cara menjaga sirkulasi air dengan benar, serta meracik pakan makanan yang kita buat sendiri.

Semoga ilmu ini jadi bekal saya saat kembali bersama keluarga dan masyarakat nanti,” harapan saya nanti saya tidak akan terlibat lebih dalam kelingkaran Narkoba dan bisa lepas dari batang terkutuk itu, melalui program kegiatan pembinaan kemandirian ini banyak ilmu dan waktu yang bermanfaat yang dapat saya pelajari.

Panen lele ini menjadi wujud sinergi dan kerja bersama yang tidak hanya memberi manfaat bagi wargabinaan, tetapi juga memperkuat kontribusi Pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan dan pembangunan bangsa yang berkelanjutan ungkap Mufakhom.

Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang akan terus memperkuat peran Pemasyarakatan sebagai wadah pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan serta perubahan kearah yang lebih baik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.