Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

HUT ke-75 Humas Polri, Polda Babel Salurkan Sembako ke Anak-anak Panti Asuhan Muara Kasih Bunda

0 9

PANGKALPINANG – Di tengah perjuangan memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan 45 anak, Panti Asuhan Muara Kasih Bunda masih bertahan dengan mengandalkan biaya pribadi pengurus, tanpa donatur tetap. Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan sembako dari Bidang Humas Polda Bangka Belitung menjadi dukungan berarti bagi yayasan dan anak-anak yang diasuh.

Bantuan ini disalurkan dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75. Bukan sekadar menyerahkan kebutuhan pokok, kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengatakan bantuan yang diberikan meliputi beras 20 kilogram, susu kaleng 10 buah, minyak goreng 10 liter, gula pasir 10 kilogram, dua kotak mi instan, dua renceng Energen, serta 100 butir telur.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan anak-anak panti asuhan sekaligus meringankan beban pengelola yayasan.

Ketua Yayasan Muara Kasih Bunda, Ayu, mengungkapkan bahwa 45 anak yang diasuh di yayasan tersebut memiliki rentang usia mulai dari dua tahun hingga mahasiswa semester lima.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seluruh anak, yayasan membutuhkan biaya sekitar delapan juta rupiah setiap bulan. Selama ini, biaya tersebut ditanggung dari dana pribadi, sementara yayasan belum memiliki donatur tetap.

“Untuk kebutuhan setiap bulan, kami membutuhkan sekitar delapan juta rupiah. Selama ini, kami masih menggunakan biaya pribadi karena belum ada donatur tetap,” ujar Ayu.

Tak hanya kebutuhan makan, yayasan juga harus memikirkan biaya pendidikan, termasuk buku dan pakaian sekolah yang perlu dipenuhi secara berkala, bahkan pembayaran dilakukan tempo hingg dua bulan .

Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, bantuan sembako dari Humas Polda Babel menjadi angin segar bagi yayasan. Setidaknya, bantuan ini dapat mengurangi sebagian beban kebutuhan pangan yang harus dipenuhi setiap hari.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Dengan adanya bantuan sembako ini, beban kebutuhan anak-anak bisa sedikit diringankan,” ungkap Ayu.

Kepedulian ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan anak-anak panti asuhan bukan hanya tanggung jawab pengelola yayasan. Dukungan masyarakat dan berbagai pihak sangat berarti untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan makanan yang layak, pendidikan, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Di balik bantuan sembako yang disalurkan, tersimpan harapan agar anak-anak Muara Kasih Bunda tetap tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang, meski yayasan masih berjuang menghadapi keterbatasan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.