PANGKALPINANG – Ancaman narkotika dinilai semakin serius dan mengancam masa depan generasi muda serta stabilitas bangsa. Momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dimanfaatkan Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mempertegas komitmen perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Mengusung tema “Membangun Generasi Sehat dan Cerdas Melalui Program Ananda Bersinar”, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol. Viktor T. Sihombing menegaskan bahwa peringatan HANI tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi harus menjadi titik penguatan gerakan bersama melawan narkotika.
“HANI bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen memberantas narkoba yang telah menjadi ancaman nyata bagi bangsa. Narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak keluarga, generasi muda, hingga mengancam stabilitas nasional. Pemberantasannya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolda.
Kapolda memastikan Polda Babel akan terus mengoptimalkan langkah preemtif, preventif, hingga represif dalam menekan peredaran narkotika. Tidak hanya mengedepankan edukasi dan pencegahan, aparat juga akan bertindak tegas terhadap jaringan maupun bandar narkoba yang masih beroperasi di Bangka Belitung.
“Kami mengapresiasi Gerakan Ananda Bersinar sebagai langkah strategis menyelamatkan generasi bangsa. Namun terhadap para bandar narkoba, tidak ada kompromi. Penindakan akan dilakukan secara tegas. Jangan beri ruang bagi siapa pun yang merusak generasi, masyarakat, dan bangsa melalui peredaran narkotika,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi menjadi tantangan baru dalam peredaran narkoba. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah terhadap berbagai modus yang terus berkembang.
Kapolda mengajak para orang tua, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap anak-anak serta menanamkan nilai moral, disiplin, dan pola hidup sehat agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
“Mari kita jadikan HANI sebagai momentum memperkuat sinergi untuk mewujudkan Bangka Belitung yang bersih dari narkoba. Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita mampu menjaga masa depan generasi bangsa. Saya juga mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini konsisten berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika di Bangka Belitung,” tutup Kapolda.

