Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

BNNP Babel Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kawasan Rawan Jadi Prioritas

0 15

 

PANGKALPINANG – Kepala BNNP Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Eko Kristanto, menegaskan pihaknya berkomitmen memperkuat upaya pemberantasan narkoba melalui penegakan hukum, pencegahan, hingga rehabilitasi masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Kepala BNN RI untuk terus memerangi narkoba demi menyelamatkan kemanusiaan dan generasi bangsa.

“Kita di Bangka Belitung berkomitmen melakukan upaya penegakan hukum dan pencegahan sesuai arahan Kepala BNN, yaitu memerangi narkoba demi kemanusiaan,” kata Eko.

Eko mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba telah berdampak luas hingga ke tingkat desa. Menurutnya, banyak laporan dari kepala desa dan masyarakat yang menyebut penyalahgunaan narkoba turut memperburuk kondisi perekonomian keluarga.

Ia menjelaskan, seorang pengguna narkoba dapat menghabiskan uang sekitar Rp1 juta hingga Rp1,2 juta untuk membeli barang haram tersebut. Padahal, uang tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Uang itu tentu akan jauh lebih bermanfaat untuk anak dan istri dibandingkan digunakan membeli narkoba,” ujarnya.

Dalam upaya pemberantasan, BNNP Babel terus menggelar operasi terpadu bersama jajaran TNI dan Polri. Salah satu fokus operasi adalah kawasan yang menjadi prioritas karena rawan peredaran gelap narkoba, termasuk area pertambangan.

“Kami menyasar tempat-tempat yang menjadi lokasi peredaran gelap narkoba. Bersama Danrem dan Kapolda kami menyisir kawasan pertambangan di Bangka Belitung, karena hampir rata-rata penambang yang terlibat penyalahgunaan narkoba menjadi sasaran kami,” tegasnya.

Selain penindakan, BNNP Babel juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan melalui pencegahan, sosialisasi, serta pembentukan agen pemulihan di tengah masyarakat. Eko mengakui masih banyak masyarakat yang baru menjalani rehabilitasi setelah terjerat proses hukum.

“Kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak yang baru mau direhabilitasi setelah ditangkap. Padahal rehabilitasi bisa menjadi jalan pemulihan sebelum terlambat,” katanya.

Di sisi lain, BNNP Babel juga mengungkap adanya temuan narkotika jenis baru yang berhasil diungkap beberapa bulan lalu. Narkotika tersebut berbentuk pil yang menyerupai ekstasi, sehingga menjadi perhatian khusus dalam pengawasan peredaran narkoba di wilayah Bangka Belitung.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.