PANGKALPINANG — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan yang sebelumnya terbengkalai menjadi lahan pertanian produktif.
Jajaran Polsek Taman Sari bersama Kelompok Tani Kelurahan Ampui berhasil memanen jagung sebanyak 700 kilogram dari lahan seluas 3.000 meter persegi.
Kapolsek Taman Sari AKP Syafrial Agus mengatakan, hasil panen tersebut merupakan hasil penanaman kuartal kedua tahun 2026 yang melibatkan kelompok tani setempat.
“Panen ini merupakan hasil penanaman kuartal kedua tahun 2026. Kami bersama kelompok tani memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif untuk mendukung program ketahanan pangan,” kata AKP Syafrial Agus.
Menurutnya, pemanfaatan lahan nonproduktif tersebut merupakan tindak lanjut arahan satuan atas dalam mendukung sekaligus mewujudkan program ketahanan pangan yang digagas pemerintah.
Usai panen, pengolahan lahan akan kembali dilakukan agar lahan tidur tersebut dapat terus dimanfaatkan dan tidak berhenti pada satu kali masa tanam.
“Kami akan kembali mengolah lahan ini agar bisa terus dimanfaatkan dan menjadi lahan produktif. Harapannya, kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pangkalbalam Purnamawan menyatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayahnya.
“Kami dari pemerintah kecamatan siap mendukung program ketahanan pangan. Kami juga akan melakukan inventarisasi lahan-lahan tidur yang masih tersedia agar dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi lahan yang lebih produktif,” kata Purnamawan.
Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah.
Dari lahan seluas 3.000 meter persegi, hasil panen 700 kilogram jagung menjadi bukti bahwa lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat memberikan hasil ketika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.