Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Bupati Riza Ramah Tamah Dengan 158 Jemaah Haji

0 71

SATUARAHNEWS– Sebanyak 158 jemaah calon haji asal Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung bersiap menapaki perjalanan spiritual menuju Tanah Suci, diawali dengan kegiatan ramah tamah yang sarat makna kebersamaan. Momentum ini menjadi titik awal penguatan mental, fisik, dan solidaritas antarjemaah sebelum menjalankan ibadah haji. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para jemaah.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, bilang ibadah haji merupakan panggilan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan secara ekonomi dan kesehatan. Kesiapan jemaah harus mencakup aspek fisik dan mental sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, kepatuhan terhadap aturan juga menjadi hal penting selama pelaksanaan ibadah.

“Ibadah haji ini merupakan ibadah sunnah bagi yang mampu, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya dalam kegiatan ramah tamah yang digelar bersama seluruh jemaah, pemerintah daerah memberikan pembekalan serta penguatan kebersamaan. Kegiatan ini dinilai penting untuk membangun kekompakan antarjemaah sebelum keberangkatan. Dengan adanya kebersamaan tersebut, diharapkan para jemaah dapat saling menjaga satu sama lain selama menjalankan ibadah.

Berdasarkan data, Kecamatan Airgegas menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan jumlah 67 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 31 laki-laki dan 36 perempuan. Disusul Kecamatan Toboali sebanyak 43 orang dengan rincian 22 laki-laki dan 21 perempuan. Sementara itu, Kecamatan Tukak Sadai mengirimkan 17 orang jemaah yang terdiri dari enam laki-laki dan 11 perempuan. Kecamatan Simpang Rimba tercatat sebanyak 13 orang dengan komposisi enam laki-laki dan tujuh perempuan.

Kecamatan Payung mengirimkan 12 orang dengan jumlah seimbang antara laki-laki dan perempuan. Untuk wilayah lainnya, Kecamatan Lepar mengirimkan empat orang jemaah yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Kecamatan Pulau Besar mengirimkan dua orang jemaah, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan. Sementara itu, Kecamatan Lepar Pongok tidak memberangkatkan jemaah pada tahun ini.

“Seluruh kecamatan turut berkontribusi dalam keberangkatan jemaah tahun ini,” jelas Bupati.

Di sisi lain sambung dia, pemerintah daerah turut menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Perbedaan suhu antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah. Oleh karena itu, komunikasi dengan petugas kesehatan harus terus dilakukan jika mengalami gangguan kesehatan.

Selain itu, ibadah haji yang dijalankan dapat membawa perubahan positif bagi para jemaah. Tidak hanya berdampak pada diri pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Ia juga mengajak para jemaah untuk turut mendoakan Kabupaten Bangka Selatan agar tetap aman dan sejahtera serta terbebas dari bencana.

“Yang terpenting itu jaga kesehatan, saling menjaga, dan tetap kompak selama di sana,” katanya.

Pemerintah daerah turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting dalam memastikan kelancaran proses keberangkatan jemaah. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar. (Dika)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.