Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Deteksi Dini Kesehatan Warga Binaan, Lapas Narkotika Pangkalpinang dan Puskesmas Selindung Gelar VCT Mobile dan CKG

0 13

 

Pangkalpinang,  – Sebagai upaya memastikan terpenuhinya hak kesehatan bagi setiap warga binaan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menggandeng Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan UPTD Puskesmas Selindung untuk menggelar kegiatan VCT Mobile serta pemeriksaan Cek Kesehatan Berkala (CKG), Rabu (21/10). Langkah ini dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang sebagai bentuk deteksi dini terhadap kondisi kesehatan warga binaan dan tahanan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang optimal merupakan hak dasar yang harus diberikan kepada seluruh warga binaan secara berkesinambungan.

“Kesehatan warga binaan adalah prioritas utama kami dalam mendukung proses pembinaan di dalam Lapas. Melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan Puskesmas Selindung ini, kami berkomitmen untuk memastikan setiap tahanan dan narapidana mendapatkan jaminan serta akses layanan kesehatan yang baik dan terstandar,” ujar Mufakhom.

Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan pemeriksaan menyeluruh bagi warga binaan. Sebanyak 50 orang tahanan mengikuti pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling and Testing) untuk deteksi dini Hepatitis, Sifilis, dan HIV. Sementara itu, 143 orang warga binaan lainnya menjalani pemeriksaan CKG yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta pengecekan kadar gula darah.

Sementara itu, Bidan dari UPTD Puskesmas Selindung, Lisa Fitriyani, mengapresiasi keaktifan dan kerja sama yang terjalin erat dalam pelaksanaan skrining kesehatan ini. “Kami sangat menyambut baik kolaborasi rutin ini. Skrining VCT Mobile serta CKG secara berkala sangat penting untuk mendeteksi potensi penyakit menular maupun tidak menular sejak dini. Dengan pendataan dan penanganan yang cepat, tingkat kesehatan para warga binaan dapat terus terpantau dan terjaga dengan baik,” ungkap Lisa Fitriyani.

Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan terpadu tersebut, Lapas Narkotika Pangkalpinang senantiasa melakukan aksi nyata dalam mendukung terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang sehat. Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meminimalisir risiko penularan penyakit serta menjaga tingkat kebugaran fisik warga binaan secara optimal.

Pelaksanaan layanan kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang untuk terus menghadirkan pelayanan prima di bidang pemasyarakatan. Melalui perawatan medis yang proaktif, Lapas berupaya memastikan seluruh warga binaan berada dalam kondisi fisik yang sehat guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pembinaan sehari-hari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.