Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Perkuat Deteksi Dini, Lapas Narkotika Pangkalpinang Kembali Gelar Razia Kamar Hunian Warga Binaan

0 16

 

PANGKALPINANG,– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang kembali menggelar razia kamar hunian warga binaan sebagai upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Kamis (2/7) malam. Dalam razia tersebut, petugas mengamankan dua unit telepon genggam Android, satu Mi-Fi, tiga senjata tajam rakitan, serta sejumlah barang terlarang lainnya. Sementara itu, narkotika maupun indikasi peredaran gelap narkoba tidak ditemukan.

Razia yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menyasar Blok Diponegoro Kamar 7 dan Blok Imam Bonjol Kamar 1 berdasarkan instruksi Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi. Kegiatan ini merupakan implementasi Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik penipuan di dalam Lapas dan Rumah Tahanan melalui pengawasan ketat serta penggeledahan rutin.

Penggeledahan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Ziko Lukita bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Zulfikar Dyabir, Kasubsi Bimbingan Kerja, jajaran KPLP, staf Kamtib, serta Regu Pengamanan Alfa. Sebelum pelaksanaan, seluruh petugas menerima arahan teknis agar razia dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai standar operasional prosedur.

Petugas kemudian memeriksa setiap sudut kamar hunian beserta barang milik warga binaan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menyita dua telepon genggam Android, satu Mi-Fi, satu rokok elektronik, satu headset Bluetooth, tiga senjata tajam rakitan, satu alat pijat elektronik, satu stopwatch, dua set kartu remi, kabel rakitan, kabel pengisi daya, kepala charger, pemanas listrik, serta dua alat cukur.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, menegaskan bahwa razia rutin merupakan bentuk komitmen jajaran Lapas dalam menjaga keamanan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang.

“Penggeledahan akan terus kami laksanakan secara konsisten dan berkelanjutan sebagai bentuk deteksi dini serta komitmen menjaga Lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba maupun barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan,” tegasnya.

Meski menemukan sejumlah barang yang melanggar ketentuan, hasil penggeledahan memastikan tidak ditemukan narkotika maupun indikasi peredaran gelap narkoba. Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan untuk didata, disita, dan selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ka. KPLP Lapas Narkotika Pangkalpinang, Ziko Lukita, mengatakan penggeledahan rutin menjadi langkah preventif yang efektif dalam meminimalkan potensi gangguan keamanan di dalam Lapas.

“Setiap pelaksanaan razia kami lakukan secara teliti, profesional, dan sesuai prosedur agar potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini serta lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Menurut Ziko, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada razia rutin, tetapi juga memerlukan konsistensi pengawasan, integritas, serta kedisiplinan seluruh petugas pengamanan.

Sebelum kegiatan berakhir, Novriadi kembali mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.

“Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembinaan. Oleh karena itu, seluruh petugas harus tetap waspada, meningkatkan pengawasan, dan menjalankan tugas secara profesional demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta kondusif,” pungkasnya.

Rangkaian penggeledahan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini, meningkatkan kualitas pengamanan, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, narkoba, dan penipuan guna mendukung optimalisasi pembinaan warga binaan.(Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.