Lugas dan Berimbang

Diskusi Singkat bersama Ketua IJTI, Pj Gubernur Suganda Bahas Banyak Hal Tentang Kep. Babel

0 93

 

JAKARTA SELATAN – Tidak mau menyia-nyiakan waktu begitu saja, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Suganda Pandapotan Pasaribu yang baru saja bertemu dengan Kementerian PUPR RI, langsung menerima ajakan berdiskusi singkat dari Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Herik Kurniawan (Ketua Umum), Selasa (9/5/23) malam, di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam diskusi tersebut, Pj. Gubernur Suganda banyak membahas Kep. Babel, mulai dari potensinya, kendala yang ada, serta harapan atau pesan dari pusat untuknya dalam meneruskan tonggak kepemimpinan di Bumi Serumpun Sebalai.

“Saya diberikan amanat untuk fokus kepada permasalahan pengendalian inflasi, menurunkan angka kemiskinan, dan stunting. Tetapi, tentu tidak menutup kemungkinan kita juga membangun dari banyak sektor. Apalagi pariwisata di Kep. Babel itu luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan banyak hal yang ada di Kep. Babel itu, tidak ada di daerah lainnya. Salah satunya, Forum Kedukunan Adat Belitong (FKAB), yang tidak semua tau tentang hal itu.

Melihat kegigihan Pj. Gubernur Suganda yang benar-benar serius terhadap tugasnya tersebut, Herik mengatakan bahwa kerja baik yang telah dilakukan oleh Pj. Gubernur Suganda perlu publikasi secara menyeluruh.

“Ada baiknya setiap hal yang bapak kerjakan tersebut dipublikasikan. Sayang kalau sudah bekerja dengan baik, tapi tidak ada yang tau, meskipun masyarakat merasakan hal tersebut. Kalau dipublikasikan pun bisa menjadi contoh pula untuk pemimpin lainnya,” ujar Herik.

Pj. Gubernur Suganda membenarkan hal tersebut, menurutnya memang perlu untuk membranding yang baik-baik, bukan untuk pencitraan, tetapi untuk menangkal hoax juga.

“Iya saya setuju juga. Soalnya memang kita perlu membranding yang baik tersebut. Biar bukan berita hoax yang tersebar ke masyarakat,” ujarnya.

Penulis: Intan Pitaloka
Foto: Nabila
Editor: Irna

Leave A Reply

Your email address will not be published.