Lugas dan Berimbang

Kota Pangalpinang Segera Mencapai Herd Immunity

0 581

PANGKALPINANG— Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saat ini terus menggencarkan kegiatan vaksinasi massal sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 sekalgus menuju kekebalan komunitas, sehingga kota itu bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.

sebagai bentuk upaya menuju kekebalan komunitas tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan sebanyak 4.000 dosis vaksin per hari. Hal ini juga bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di daerah itu.

Pelaksanaan berbagai kegiatan vaksinasi massal tersebut merupakan tantangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap Kota dan Kabupaten, maupun Provinsi yang ingin melaksanakan kekebalan komunitas.

“Saat ini kita sudah 82 ribu lebih masyarakat untuk yang sudah dilakukan vaksin dan ini sudah 50 persen dari target yang harus dicapai pada kekebalan komunitas,” kata Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), Sabtu (18/9).

Ia menjelaskan bahwa terkait vaksin ini dengan jumlah penduduk kurang lebih 213 ribu orang , artinya saat ini pelaksanaan vaksin di Kota Pangkalpinang sudah mencapai 50 persen.

“Sisanya kita kejar 50 persen maka tercapailah kekebalan komunitas di Kota Pangkalpinang,” jelasnya.

Saat ini Pemerintah Kota Pangkalpinang, dalam satu hari menargetkan 4 ribu vaksin per hari, jadi jika satu hari 4 ribu vaksin, berarti 10 hari mencapai 40 ribu vaksin dan sebulan bisa tercapai 80 ribu, maka tercapailah kekebalan komunitas.

Ia berharap serta meminta dukungannya agar Kota Pangkalpinang tercapai target menuju kekebalan komunitas.

“Kita doakan bersama serta mengimbau kepada ASN dan PHL agar membawa lima orang yang belum divaksin agar dilakukan vaksin, karena ini salah satu upaya dari Pemkot Pangkalpinang,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya saat ini sudah menyiapkan tempat-tempat untuk pelaksanaan vaksin baik itu di puskesmas-puskesmas.

Selain itu kata dia kawan-kawan dari PDIP turut melaksanakan 4.500 vaksin di Pangkalpinang.

“Siapapun bisa ikut vaksinasi dengan menunjukkan KTP. Yang pasti saat ini Pemerintah Pusat suport penuh pelaksanaan vaksinasi di Pangkalpinang,” ujarnya.

Upaya percepatan vaksinasi oleh Pemkot Pangkalpinang terus dilakukan secara maksimal dengan membuka gerai vaksinasi di berbagai tempat, mulai dari puskesmas, pusat perbelanjaan, sekolah, pasar, pintu masuk tempat wisata, maupun taman. Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga menggandeng berbagi instansi dalam rangka percepatan vaksinasi tersebut.

Keluarkan Surat Edaran Kepada ASN

Upaya lain yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang untuk menuju kekebalan komunitas, yaitu dengan dikeluarkannya surat edaran (SE) kepada para ASN dan PHL agar segera divaksin dengan membawa keluarganya.

“Surat edaran tersebut berisi ASN maupun PHL di lingkup pemkot yang belum divaksinasi segera divaksin dan membawa lima orang anggota keluarga untuk mendapatkan vaksin. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan vaksinasi,” kata Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam.

Menurut Radmida, wali kota sangat konsen dengan percepatan vaksinasi agar masyarakat punya ketahanan tubuh menangkal Covid-19 dan naik kembali perekonomian jika penyeberan pandemi berangsur menurun.

“Kami terus membantu dalam hal ini mencapai kekebalan komunitas, karena pada 17 September nanti Hari Jadi Kota Pangkalpinang slogannya herd immunity,” ujarnya.

Radmida juga membeberkan vaksinasi terus dikejar, seperti beberapa OPD membawa pegawai dan keluarganya untuk menerima vaksinasi di fasilitas kesehatan. Dia pun mengapresiasi kerja tim Satgassus Pangkalpinang yang telah gencar bertugas.

“Mudah-mudahan kita bisa mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Pangkalpinang ini,” katanya.

PKS Babel Dukung Upaya Menuju Kekebalan Komunitas

Upaya Pemkot Pangkalpinang menuju kekebalan komunitas juga mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bentuk dukungan tersebut, yaitu dengan melaksanakan kegiatan vaksin bersama masyarakat yang sudah dimulai sejak awal Agustus hingga September.

Sekretaris umum DPW PKS Bangka Belitung, Rio Setiady, mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk dukungan PKS terhadap upaya pemerintah dalam usaha mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Kegiatan vaksinasi ini juga sebagai ikhtiar untuk menekan tingginya angka kasus pandemi corona,” kata Rio.

Ia mengatakan, PKS bekerjasama dengan dinas kesehatan, Puskesmas, Polda, serta masyarakat umum.

Sebelum melaksanakan vaksinasi PKS terlebih dahulu melakukan Edukasi berbasis keluarga kepada para kepala keluarga agar mereka Faham sekaligus dapat memahami kan kepada anggota keluarganya akan pentingnya vaksinasi ini.

“Karena cukup banyak berita berita hoax yang sampai kepada masyarakat dan belum sempat dikonfirmasi oleh sumber yang bisa dipercaya, sehingga masyarakat pun akhirnya menjadi bingung apakah vaksinasi ini bermanfaat atau ada sesuatu dibalik nya, maka di sinilah pentingnya Edukasi vaksinasi sebelum dilakukan vaksin sesungguhnya,” katanya.

Menurutnya jika masyarakat sudah mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah mereka akan dengan senang hati untuk dilakukan vaksinasi, yang tak lain adalah untuk kesehatan diri dan keluarganya.

“Maka menurut kami kegiatan vaksinasi ini adalah buah dari Edukasi yang terlebih dahulu dilakukan kepada anggota masyarakat sehingga datangnya mereka untuk melakukan vaksinasi adalah atas kesadaran sendiri,” ujarnya.

Selain itu kata Dia, PKS juga menyiapkan Tim reaksi cepat Corona atau disingkat TRCC Yang bertugas untuk memberikan bantuan darurat kepada pasien covid.

Beri Penghargaan Kepada 18 Gerai Vaksinasi

Sebagai bentuk terimakasih, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) memberi penghargaan kepada 18 gerai pelaksanaan vaksinasi pada malam ramah tamah Hari Jadi ke-264 Tahun Kota Pangkalpinang di Taman Wilhelmina, Jumat (17/9) malam.

“18 gerai vaksinasi ini terus berusaha mengejar kekebalan komunitas, dari 213 ribu masyarakat Kota Pangkalpinang harus 70 persen. Saat ini sudah 100 ribu, tinggal 60 ribu lagi yang harus dikejar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, efek dari mencapai kekebalan komunitas, nantinya masyarakat dapat beraktivitas seperti dulu namun tetap dengan protokol kesehatan. Menurutnya, kesehatan utama tapi ekonomi juga harus berjalan.

“Secara nasional semua berjibaku habis-habisan, sudah letih. Letih kami ini tidak ada apa-apanya dibandingkan tenaga kesehata. Tenaga kesehatan kita ini mereka lebih berat lagi dan nyawa taruhannya, saya dalam kesempatan pribadi ini mengucapkan terima kasih sebesar besarnya,” ujar Molen.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan secara maksimal.

“Pemerintah daerah tanpa adanya kerjasama dari masyarakat tidak akan bisa mencegah penyebaran Covid-19. Untuk itu masyarakat harus terus mematuhi protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas kecuali mendesak,” kata Molen.

Penulis : Gusti

Leave A Reply

Your email address will not be published.