Perkuat Mental Spiritual, Kalapas Narkotika Pangkalpinang Beri Penguatan kepada Warga Binaan Santri

 

Pangkalpinang, – Penguatan pembinaan kepribadian dan mental spiritual terus dilakukan Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengumpulan dan pengarahan kepada para warga binaan santri Lapas yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, AMd.IP., S.H., M.H., di Gedung Charlie, Sabtu (5/9).

Didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, serta Kepala Subseksi Registrasi. Kegiatan menjadi bagian dari pelaksanaan Bimbingan Rohani dan Mental (Bimroh) bagi warga binaan yang mengikuti program pembinaan keagamaan.

Dalam arahannya, Mufakhom memberikan motivasi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan kepada para warga binaan santri. Ia mengajak warga binaan untuk menjadikan proses pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membangun akhlak yang lebih baik.

Kalapas menekankan bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya sebatas rutinitas, tetapi dapat menjadi sarana untuk melakukan introspeksi dan membangun perubahan dalam diri. Menurutnya, penguatan mental spiritual menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Jadikan setiap kegiatan keagamaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Ikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, karena perubahan yang baik harus dimulai dari kemauan diri sendiri,” pesan Mufakhom kepada para santri.

Selain memberikan arahan, Kalapas juga mendorong para warga binaan santri untuk terus menjaga sikap, perilaku, dan hubungan baik selama menjalani masa pembinaan. Nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi bekal ketika warga binaan kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang terhadap aspek pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan berbagai program pembinaan lainnya dalam mendukung proses perubahan perilaku dan kesiapan reintegrasi sosial.

Melalui penguatan Bimbingan Rohani dan Mental secara berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terus mendorong warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum membangun diri menjadi pribadi yang lebih baik. Penguatan nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi salah satu bekal spiritual bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Comments (0)
Add Comment