PANGKALPINANG — Penantian panjang masih dijalani keluarga Gery Danovan, salah satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Memasuki hari ke-12, kabar keberadaan Gery belum juga diterima keluarga. Di tengah ketidakpastian tersebut, istri korban, Silvi, bersama keluarga menggelar yasinan dan doa bersama di kediaman mereka di Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang.
Doa dipanjatkan dengan satu harapan, Gery dapat segera ditemukan dan kembali ke tengah keluarga dalam kondisi selamat.
Silvi mengaku komunikasi terakhir dengan sang suami terjadi ketika Gery hendak berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin untuk melaksanakan dinas luar.
Sejak saat itu, komunikasi terputus. Hingga memasuki hari ke-12 setelah KM Virgo tenggelam, Silvi masih belum mendapatkan kabar mengenai keberadaan suaminya.
“Terakhir komunikasi saat suami hendak berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin untuk dinas luar. Sampai hari ke-12 ini kami belum mendapatkan kabar. Tapi kami tetap optimis dan terus berdoa agar suami saya ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Silvi.
Di tengah penantian tersebut, sebuah paket yang dikirim Gery untuk kedua anaknya justru menjadi kenangan yang semakin menguatkan kerinduan keluarga.
Silvi mengatakan, dua hari setelah KM Virgo tenggelam, paket kiriman suaminya tiba di rumah. Paket tersebut berisi sepatu dan jam untuk anak-anak mereka.
Kedatangan paket itu menjadi momen yang sulit bagi Silvi. Di satu sisi, pemberian tersebut merupakan bentuk perhatian seorang ayah kepada buah hatinya. Namun di sisi lain, Gery hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.
Dengan mata berkaca-kaca, Silvi menceritakan bagaimana dirinya kini menjalani hari bersama dua anaknya. Putra mereka baru berusia dua tahun, sementara sang putri berusia delapan tahun.
“Paketnya datang dua hari setelah kapal tenggelam. Isinya sepatu dan jam untuk anak-anak. Kami hanya bisa berdoa dan berharap ayah mereka bisa kembali,” kata Silvi.
Meski diliputi kecemasan, Silvi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas yang hingga kini terus berupaya melakukan pencarian terhadap para korban.
Ia berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar dan para petugas diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas yang terus berupaya melakukan pencarian. Kami sangat menghargai perjuangan mereka. Semoga semuanya dimudahkan dan suami saya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Hingga Kamis, 24 September 2026, Basarnas mengonfirmasi total korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan mencapai 150 orang dari total 243 orang dalam manifes.
Bagi keluarga Gery, angka tersebut masih menyisakan harapan. Sebab, di antara proses pencarian yang terus berlangsung, mereka masih menunggu satu nama yang sangat berarti bagi keluarga.
Bersama kedua anaknya, Silvi masih menanti kepulangan sang suami.
Yasinan dan doa menjadi ikhtiar yang terus dilakukan. Di tengah kesedihan dan ketidakpastian, harapan untuk bertemu kembali dengan Gery tetap mereka jaga.
Sebab bagi keluarga, selama pencarian masih berlangsung, harapan untuk menemukan Gery dalam keadaan selamat juga belum berakhir.