PANGKALPINANG – Polresta Pangkalpinang mengumpulkan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai elemen masyarakat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Pangkalpinang.
Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif kepolisian dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta menjaga situasi Kota Pangkalpinang tetap kondusif.
Kapolresta Pangkalpinang, AKBP Indra Wijatmiko, mengatakan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, OKP, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kami mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, OKP, dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak,” kata AKBP Indra Wijatmiko.
Menurutnya, para tokoh dan organisasi yang hadir memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan, menjaga kerukunan, serta mencegah munculnya potensi konflik sosial.
“Kami berharap apabila ada permasalahan ataupun potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing dapat segera dikomunikasikan kepada kepolisian. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan lebih cepat,” ujarnya.
Melalui penguatan sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan OKP, Polresta Pangkalpinang berharap upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat berjalan lebih optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.