AKBP Indra Wijatmiko Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolresta Pangkalpinang

 

PANGKALPINANG – Menyusul pergantian pimpinan di lingkungan Polresta Pangkalpinang, pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang berpotensi mengatasnamakan Kapolresta yang baru, AKBP Indra Wijatmiko.

Sebagaimana diketahui, AKBP Indra Wijatmiko resmi menjabat sebagai Kapolresta Pangkalpinang pada Selasa (9/6/2026), menggantikan pejabat sebelumnya Kombes Pol Max Mariners. Pergantian pejabat ini dinilai dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan berbagai cara.

Kapolresta Pangkalpinang, AKBP Indra Wijatmiko, menegaskan bahwa dirinya beserta jajaran tidak pernah meminta sejumlah uang, barang, atau fasilitas apa pun kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui perantara.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya agar berhati-hati dan tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku mewakili saya atau jajaran Polresta untuk meminta uang, sumbangan, maupun janji kemudahan urusan dengan imbalan tertentu. Itu dipastikan modus penipuan,” tegasnya, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa penipuan seperti ini biasanya dilakukan melalui pesan singkat, media sosial, telepon, maupun kedatangan langsung ke rumah atau tempat usaha warga. Modusnya beragam, mulai dari mengaku sebagai perantara urusan administrasi, meminta biaya operasional, hingga menawarkan jasa penyelesaian perkara hukum.

“Setiap urusan resmi dengan kepolisian tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun. Semua layanan publik kami berikan secara cuma-cuma dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

AKBP Indra mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memverifikasi kebenaran informasi jika menerima permintaan atau tawaran yang mencurigakan. Masyarakat dapat menghubungi langsung kantor Polresta Pangkalpinang melalui saluran resmi yang tersedia atau datang langsung ke kantor untuk memastikan kebenarannya.

“Jangan terburu-buru memberikan uang atau data pribadi. Segera konfirmasi ke kami. Jika terbukti ada penipuan, silakan laporkan agar dapat segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pesannya.

Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan penyelidikan jika ditemukan kasus serupa. Langkah ini diambil agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga dan warga terhindar dari kerugian.

Comments (0)
Add Comment