Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Lapas Narkotika Pangkalpinang Lakukan Penguatan Kinerja Pegawai

0 36

PANGKALPINANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menggelar rapat penguatan internal pelaksanaan tugas dan fungsi jabatan struktural Tahun 2026, Senin (13/7). Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja, serta memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas sesuai aturan dan menjunjung tinggi integritas.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Lapas tersebut diikuti seluruh pejabat struktural. Selain menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas, forum itu juga menjadi ajang pengenalan pejabat baru hasil mutasi dan rotasi jabatan, yakni Kepala Urusan Umum Sakban, Kasubsi Bimkemaswat Rangga Yuliansyah, Kasubsi Register Landra, Kasubsi Kamtib Aidil Fitriansyah, Kasubsi Pelaporan Kasdar, dan Kasubsi Kegiatan Kerja Syarwani.

Dalam arahannya, Novriadi menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan soliditas serta etos kerja seluruh jajaran. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, memahami tugas dan fungsi masing-masing, serta bekerja secara profesional.

Menurutnya, 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi prioritas yang wajib dipahami dan didukung oleh seluruh pegawai. Karena itu, setiap unsur di lingkungan Lapas harus memiliki komitmen yang sama dalam menyukseskan berbagai program strategis kementerian.

Selain itu, Novriadi juga menyampaikan kesiapan Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam mendukung agenda strategis kementerian, termasuk rencana panen raya dan kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia meminta seluruh jajaran melakukan persiapan secara matang agar setiap agenda dapat berjalan dengan baik.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Novriadi menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi hambatan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kegiatan prioritas seperti pembinaan kemandirian dan rehabilitasi warga binaan harus tetap berjalan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra kerja.

Rapat juga membahas penguatan organisasi dan sumber daya manusia, peningkatan disiplin pegawai, pengawasan serta pengendalian internal, hingga sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam upaya pemberantasan narkoba. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, pembinaan, sekaligus memperkuat citra positif Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

Novriadi mengingatkan seluruh pejabat struktural bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Ia menegaskan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun jabatan, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

“Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan menjadi bagian yang menimbulkan masalah. Kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan, apalagi yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Ia berharap seluruh jajaran mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, dan pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang melalui kerja sama, profesionalisme, serta komitmen dalam mendukung seluruh program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.