satuarahnews.com -Satuan Lalu Lintas Polresta Pangkalpinang melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas secara intensif di kawasan Alun-Alun Kota Pangkalpinang pada hari pertama perayaan Idul Fitri. Langkah ini diambil menyusul membludaknya aktivitas masyarakat yang memadati kawasan tersebut untuk melaksanakan Salat Idul Fitri.
Sejak dini hari, puluhan personel telah dikerahkan dan ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk akses masuk dan keluar kawasan alun-alun. Kepadatan kendaraan mulai terjadi sejak pukul 05.30 WIB, seiring berdatangannya jamaah dari berbagai penjuru Kota Pangkalpinang dan sekitarnya.
Selain itu, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu dan arahan demi menjaga ketertiban bersama.
Kapolresta Pangkalpinang, Max Marinirs, menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya pengamanan terpadu guna memastikan seluruh rangkaian ibadah Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami telah menyiapkan personel di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan Salat Idul Fitri, sekaligus memastikan tidak terjadi kemacetan yang dapat mengganggu aktivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa lonjakan volume kendaraan pada hari raya merupakan fenomena rutin yang harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan maksimal. Oleh karena itu, koordinasi antarpetugas di lapangan terus dilakukan secara real time untuk merespons dinamika situasi yang berkembang.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap disiplin berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama pada momen-momen padat seperti perayaan hari besar keagamaan.
Secara keseluruhan, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Pangkalpinang pada hari pertama Idul Fitri terpantau kondusif. Aparat kepolisian memastikan akan terus bersiaga untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
