Bangun Sinergi Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Pangkalpinang Jajaki Kelurahan Selindung sebagai Wilayah Binaan
Pangkalpinang, Komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah terus dilakukan melalui berbagai langkah kolaboratif. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, A.Md.IP., S.H., M.Si., didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulya Nopriansyah, S.H., M.H., melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor Kelurahan Selindung, Pangkalpinang, Selasa (1/9).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kelurahan Selindung, Musyadi, S.H. Pertemuan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi antara Lapas Narkotika Pangkalpinang dengan Pemerintah Kelurahan Selindung dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pengembangan Kelurahan Selindung sebagai kelurahan binaan Lapas Narkotika Pangkalpinang. Salah satu fokus yang dijajaki adalah pengembangan program ketahanan pangan melalui kegiatan pertanian dan peternakan yang dapat dilaksanakan secara produktif dan berkelanjutan.
Pengembangan program tersebut nantinya diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi antara Lapas Narkotika Pangkalpinang dan Pemerintah Kelurahan Selindung dalam mengoptimalkan potensi lingkungan serta sumber daya yang tersedia. Program ini juga dapat menjadi sarana untuk memperluas penerapan pembinaan kemandirian yang selama ini dikembangkan di Lapas.
Dalam pelaksanaannya, kolaborasi juga direncanakan melibatkan TPS 3R Kawa Begawe, khususnya dalam mendukung pengolahan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian maupun pengolahan pakan ternak. Pemanfaatan sumber daya tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem kegiatan yang saling mendukung antara pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan.
Mufakhom menyampaikan bahwa pengembangan kelurahan binaan merupakan salah satu bentuk upaya memperluas sinergi Pemasyarakatan dengan masyarakat. “Kami ingin membangun kolaborasi yang tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi dapat menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata. Ketahanan pangan menjadi salah satu bidang yang potensial untuk kita kembangkan bersama melalui pertanian dan peternakan,” ujar Mufakhom.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kelurahan Selindung, Musyadi, menyambut baik rencana kolaborasi yang dijajaki bersama Lapas Narkotika Pangkalpinang. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi wilayah sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui kunjungan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terus mendorong penguatan kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Dari sinergi dengan lingkungan sekitar, Lapas tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya program ketahanan pangan yang berdampak bagi masyarakat.

