Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Pengarahan Perdana Kalapas Mufakhom, Satukan Langkah Jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang

0 21

 

Pangkalpinang,  – Mengawali kepemimpinannya di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, memberikan pengarahan perdana kepada seluruh jajaran, Senin (24/8). Kegiatan yang berlangsung di Galeri Lapas Narkotika Pangkalpinang tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah, menyampaikan arah kerja, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Pengarahan diikuti oleh pejabat struktural Eselon IV dan V, pejabat nonmanajerial, staf pelaksana, serta petugas regu pengamanan. Dalam kesempatan tersebut, Mufakhom menekankan pentingnya membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antarjajaran agar setiap program dan pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimal.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah terkait ketepatan waktu pelaporan Program Aksi Kementerian. Menjelang penyampaian laporan Triwulan III pada awal September 2026, seluruh penanggung jawab diminta segera menyampaikan progres kegiatan dan kendala yang dihadapi sejak minggu ketiga Agustus agar dapat dicarikan solusi serta dilaporkan secara berjenjang kepada Kantor Wilayah.

“Saya ingin seluruh jajaran memiliki semangat dan tujuan yang sama. Setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai SOP, dan dilandasi integritas. Jika ada kendala dalam pelaksanaan tugas, jangan menunggu hingga menjadi masalah, tetapi segera komunikasikan agar dapat kita cari solusi bersama,” tegas Mufakhom.

Dalam pengarahan perdananya, Mufakhom juga memberikan perhatian khusus terhadap keamanan dan ketertiban Lapas. Ia menyampaikan kembali arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai komitmen pemberantasan narkoba serta pengendalian penggunaan telepon seluler yang masih menjadi salah satu potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya jajaran pengamanan. Saya siap mendukung dan membackup setiap petugas yang bekerja dengan benar dan sesuai aturan. Namun, tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan. Kita harus bersama-sama menjaga integritas dan memastikan Lapas ini tetap aman serta kondusif,” lanjutnya.

Selain bidang keamanan, Mufakhom turut mengevaluasi kondisi sejumlah area kerja berdasarkan hasil pengecekan lapangan yang telah dilakukan, mulai dari area dapur, bimker, hingga sarana pendukung lainnya. Setiap jajaran terkait diminta segera menindaklanjuti berbagai catatan yang ditemukan serta menyampaikan laporan perkembangan, kendala, dan realisasi kegiatan secara berkala kepada pimpinan.

Pengarahan juga membahas penguatan program ketahanan pangan dan UMKM sebagai bagian dari tindak lanjut 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mufakhom mengapresiasi program hidroponik yang telah berjalan dan mendorong jajaran untuk terus menggali serta mengembangkan potensi lainnya. Rencana kerja sama dengan Universitas Bangka Belitung dalam bidang pelatihan dan pendampingan juga menjadi salah satu langkah yang akan dikembangkan ke depan.

Di sisi lain, Mufakhom meminta percepatan realisasi anggaran kebutuhan dasar serta peningkatan capaian program Wartelsuspas dan Inkopasindo melalui inovasi dan kerja bersama di tengah keterbatasan lahan maupun sumber daya manusia. Melalui pengarahan perdana ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menjalankan tugas. Dengan integritas sebagai landasan, kolaborasi sebagai kekuatan, dan evaluasi sebagai ruang untuk berbenah, Lapas Narkotika Pangkalpinang siap melangkah bersama menuju kinerja yang semakin optimal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.