Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Pemkab Basel Kembali Ingatkan Pedagang Kaki Lima Tidak Jualan di Atas Trotoar

0 299

TOBOALI- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung kembali mengingatkan para pedagang kaki lima untuk tidak berjualan di sepanjang trotoar jalan Jenderal Sudirman Toboali.

Plt Kasat Satpol Pp Bangka Selatan, Anshori mengatakan, bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah memberikan sosialisasi tentang penataan pedagang yang berjualan di kawasan terlarang secara masif kepada para pedagang.

” Sebelum dilakukan penataan, kami sudah jauh jauh hari memberikan sosialisasi kepada pedagang. Hal ini sebagai upaya pemerintah setempat untuk menjaga ruang publik agar terlihat lebih tertib, nyaman dan teratur,” katanya senin (05/05/2025).

Anshori berujar, pesan sosialisasi yang disampaikan ke para pedagang disambut baik oleh pedagang, sebagian besar pedagang yang berjualan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman Toboali mematuhi pesan himbauan dari pemerintah. 

Terlihat para pedagang sudah memindahkan lapak dagangannya ke area yang lebih tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum.

Dan banyak juga pedagang kaki lima yang sudah memundurkan lapak dagangannya ke arah dalam halaman ruko yang mereka gunakan.

” Selama penataan berlangsung, memang ditemukan ada sebagian pedagang, khususnya di depan Kantor Telkom Toboali, mengalami kesulitan karena sebelumnya tidak memiliki lokasi berjualan selain di atas trotoar,” sebut Anshori.

Namun, pemerintah daerah menawarkan solusi berupa lokasi alternatif bagi para pedagang untuk berjualan di kawasan Simpang Lima, tepatnya di Mall UMKM atau di tepi jalan arah Kantor Lurah Tanjung Ketapang. 

” Sejauh ini, beberapa pedagang kaki lima telah menerima tawaran pemerintah daerah dan mulai berjualan di lokasi tersebut,” tambahnya.

Kendati begitu, Anshori memastikan, bahwa tidak ada tindakan penggusuran terhadap para pedagang. Pemerintah baru memberikan himbauan dan pendampingan agar penataan pedagang berjalan tertib.

” Sejauh ini tidak ada penggusuran PKL. Namun demikian, kami siap membantu jika para pedagang ingin menggeser atau memindahkan posisi lapaknya. Hari ini kami bersama teman-teman Dinas Perindag dan Dinas Kominfo juga telah memantau aktivitas pedagang, dan hasilnya semua masih berjalan normal,” tutupnya (Dika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.