TOBOALI- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung perkuat sinergitas dengan Tim P4GN sebagai langkah kongkrit menekan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang kian masif terjadi di daerah itu.
” Kami menggelar rakor bersama Tim P4GN, sebagai upaya percepatan mengatasi permasalahan narkoba di negeri ini. Sebab pemberantasan peredaran gelap narkoba merupakan tanggung jawab semua pihak,” kata Kepala BNNK Basel Hendra Amoer, kamis (12/11/2024).
Hendra Amoer menyebutkan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Bangka Selatan saat ini sudah sangat memprihatinkan. Korbannya bukan lagi orang orang dewasa saja melainkan sudah merambah ke tingkat usia anak.
Apabila hal ini tidak segera ditangani maka akan berdampak sangat buruk bagi generasi muda daerah ini, karena generasi muda salah satu ujung tombak bangsa ini dan penyalahgunaan narkoba bisa menghancurkan generasi tersebut.
” Oleh sebab itu tim terpadu P4GN Bangka Selatan harus segera bertindak secepat mungkin untuk menyelamatkan masa depan anak muda dengan berbagai program ataupun kegiatan serta rencana aksi nyata sesuai kewenangan masing masing,” tambahnya.
Selain itu, kata Hendra Amoer, anggota
tim terpadu P4GN Basel mendukung penuh upaya pencegahan peredaran narkoba mengingat penyalahgunaan narkoba juga masif beredar di kalangan masyarakat pekerja tambang, nelayan hingga pelajar tingkat SD, SMP dan SMA.
” Rencananya kami akan melaksanakan test urine mulai dari kalangan pendidikan, perangkat desa, ASN di lingkungan Pemkab Basel, serta penyelenggara pemerintahan lainnya termasuk pekerja di dunia usaha harus bersih dari Narkoba. Hal ini bentuk komitmen kami dalam memerangi peredaran narkoba,” sebutnya.
Hendra Amoer berharap kegiatan ini menjadi agenda penting dan terus dilakukan kedepan sebagai komitmen pemerintah daerah dalam memerangi Narkoba dan percepatan akselerasi astacita dalam mewujudkan Bangka Selatan bersinar dan Indonesia Emas 2045. (Dika)
