Polsek Gerunggang Imbau Warga Tak Panic Buying, Pantau Ketersediaan BBM di SPBU Kampak

PANGKALPINANG – Personel Polsek Gerunggang melakukan monitoring dan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kampak Nomor 24.331.144, Jalan Kampung Melayu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar sekaligus mengantisipasi kepanikan masyarakat dalam membeli bahan bakar di tengah meningkatnya antrean di sejumlah SPBU.

Selain melakukan pengecekan stok, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal. Langkah tersebut dilakukan agar rantai pasok tetap terjaga dan tidak memicu kekosongan stok di SPBU.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan di SPBU Kampak mencapai sekitar lima meter. Berdasarkan informasi petugas SPBU, antrean terjadi karena pasokan Pertalite masih dalam proses pengiriman.

Adapun stok BBM yang tersedia pada hari itu meliputi Pertalite sekitar 7 kiloliter, Pertamax 7 kiloliter, Pertamina Dex 5,5 kiloliter, sedangkan Bio Solar untuk sementara dalam kondisi kosong.

Kapolsek Gerunggang IPTU Ivan Donny, S.H. mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi SPBU di wilayah hukumnya guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan sehari-hari sehingga distribusi tetap berjalan normal dan semua masyarakat dapat memperoleh BBM dengan baik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk memantau perkembangan pasokan BBM,” ujar IPTU Ivan Donny.

Ia menambahkan, kehadiran personel Polsek Gerunggang di SPBU juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas yang dapat timbul akibat antrean kendaraan.

Polsek Gerunggang memastikan akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah hukumnya serta mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu kepanikan.

Comments (0)
Add Comment