Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Air Salemba, Polisi Duga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

 

Satuarahnews.com- Warga Jalan Belanak Raya, Kelurahan Air Salemba, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak meninggal dunia di pinggir jalan, Selasa (7/7/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Ali Singgih (60), seorang buruh harian lepas yang tinggal di kawasan tersebut. Polisi menerima laporan sekitar pukul 06.30 WIB setelah warga menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di depan rumahnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 04.15 WIB seorang warga yang hendak berangkat ke pasar sempat melihat seseorang terbaring di pinggir jalan. Saat itu saksi mengira korban hanya tertidur atau mabuk sehingga melanjutkan perjalanan. Namun, saat kembali dari pasar, korban masih berada di lokasi dalam kondisi tidak bergerak. Setelah diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia dan warga segera menghubungi pihak keluarga serta kepolisian.

Kakak korban mengungkapkan, sehari sebelumnya korban masih beraktivitas seperti biasa. Korban bahkan sempat berolahraga di pusat kebugaran sebelum pulang sekitar pukul 21.00 WIB. Sejak saat itu keluarga tidak lagi bertemu dengan korban hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia pada pagi hari.

Petugas dari Polsek Taman Sari bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Pangkalpinang dan Seksi Dokkes langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, termasuk beberapa jenis obat serta struk pembelian obat dari sebuah apotek yang tercatat dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya lebam mayat pada beberapa bagian tubuh, mulut korban mengeluarkan busa, serta tanda-tanda biologis yang umum ditemukan setelah seseorang meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana.

Kapolsek Taman Sari, AKP Syafrial Agus, mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korban meninggal dunia akibat riwayat penyakit jantung. Namun, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi maupun visum dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.

“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi maupun visum sehingga penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan,” ujar AKP Syafrial Agus.

Usai proses olah tempat kejadian perkara selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Duka Sentosa untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

 

 

Comments (0)
Add Comment