PANGKALPINANG — Sebuah mobil Honda HR-V bernomor polisi B 2282 BRR hangus terbakar di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor PT Timah, Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kendaraan milik Iwan Sugito (58), seorang dokter asal Jakarta, mengalami kerusakan total akibat dilalap api.
Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko mengatakan, personel Polsek Taman Sari langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran kendaraan tersebut.
“Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan kebakaran bersama pihak terkait,” kata Indra Wijatmiko.
Berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, kejadian bermula saat dirinya melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Saat berada di depan RSIA Muhaya, seorang pengendara lain memberitahukan bahwa muncul api dari bagian bawah mobil yang dikendarainya.
Mengetahui hal itu, korban segera menghentikan kendaraan dan berupaya memeriksa sumber api. Namun kobaran api dengan cepat membesar hingga akhirnya membakar seluruh bagian kendaraan.
Peristiwa tersebut turut disaksikan Nikolas Leonardo, seorang pengemudi ojek online yang sedang mengantar penumpang. Melihat kondisi darurat, Nikolas langsung menghubungi layanan darurat Polri 110 untuk meminta bantuan.
“Saya tidak memiliki nomor pemadam kebakaran. Karena situasinya darurat, saya langsung menghubungi layanan 110 agar petugas segera meneruskan informasi ke Damkar sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Nikolas.
Upaya pemadaman dilakukan menggunakan lima unit alat pemadam api ringan (APAR) milik PT Timah serta dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pangkalpinang. Setelah api berhasil dipadamkan, kendaraan yang hangus terbakar dievakuasi menggunakan mobil derek dan dibawa ke bengkel untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan kejadian melalui layanan darurat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan,” tutupnya.