Basel Perketat Rantai Pasok TBS Kelapa Sawit

SATUARAHNEWS- Pemertintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, mulai memperketat pengawasan rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit guna menjaga kestabilan harga di tingkat petani.

Pengawasan dilakukan terhadap pemilik delivery order (DO), pengepul, hingga pabrik kelapa sawit (PKS) agar selisih harga tidak terlalu jauh sebelum TBS masuk ke pabrik.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Bangka Selatan, M Zamroni mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan pengawasan di lapangan agar pemilik DO tidak memasang harga terlalu jauh dari harga yang diterima pabrik kelapa sawit.

Rantai distribusi sawit dari petani menuju PKS melibatkan beberapa pihak, seperti pengepul dan pemilik DO, yang memiliki biaya operasional masing-masing.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berupaya memastikan selisih harga tetap berada pada batas kewajaran sehingga tidak merugikan petani.

“Kami melihat ada rentang harga antara petani sampai dengan PKS dan fungsi kami memastikan nilai kewajaran itu tetap terjaga,” kata Zamroni, Jumat (8/05/2026).

Zamroni menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga menyesuaikan pengawasan tersebut dengan kebutuhan operasional yang dikeluarkan pengepul dan pemilik DO.

” Begitu juga dengan selisih harga, tidak boleh terlalu besar hingga mengurangi keuntungan petani secara signifikan,” tutupnya. (Red)

Comments (0)
Add Comment