SATUARAHNEWS- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mulai menyiapkan pengembangan sistem presensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dikoneksikan dengan perhitungan keuangan dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Pengembangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penerapan sistem penilaian berbasis kinerja dan disiplin kehadiran pegawai. Saat ini, proses integrasi sistem masih dalam tahap pembahasan dan pendalaman teknis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto mengungkapkan pengembangan sistem presensi yang terhubung dengan perhitungan keuangan pegawai masih menjadi pekerjaan rumah bersama antara Diskominfo dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).
Pembahasan terkait integrasi sistem sebenarnya sudah mulai dilakukan di lingkungan pemerintah daerah. Namun, penerapan sistem tersebut membutuhkan pendalaman teknis serta dukungan anggaran agar dapat berjalan optimal.
” Kedepan juga kita akan melakukan pengembangan untuk dikoneksikan dengan hitung-hitungan keuangan maupun TPP yang didapat pegawai,” kata dia Selasa (12/05/2026)
Yuri Siswanto membeberkan, Pemkab Bangka Selatan juga telah melakukan studi tiru ke sejumlah daerah yang lebih dahulu menerapkan sistem presensi terintegrasi dengan informasi TPP dan kinerja pegawai.
Dari hasil studi tersebut, pemerintah daerah menilai penerapan sistem membutuhkan kesiapan infrastruktur teknologi, sumber daya manusia dan anggaran yang memadai. Karena itu, pengembangan aplikasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa tanpa kesiapan pendukung yang cukup.
Konsep pengembangan sistem tersebut mengarah pada penerapan single salary yang mengaitkan perhitungan gaji dan TPP dengan capaian kinerja serta tingkat kehadiran ASN.
Single salary yakni sistem penggajian yang menyatukan gaji pokok dan berbagai tunjangan kinerja, anak, suami/istri ke dalam satu nominal bulanan berdasarkan grading jabatan. (Red)