Pembuatan Paspor Perkuat Dokumen Perjalanan Internasional

SATUARAHNEWS- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan,  memastikan layanan pembuatan paspor kini tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lantai II Pasar Toboali.

Layanan ini dihadirkan sebagai upaya memudahkan masyarakat. Pasalnya, selama ini harus menempuh perjalanan lebih dari 120 kilometer ke Kota Pangkalpinang untuk mengurus dokumen perjalanan ke luar negeri.

 

 

Di hadapannya, petugas Imigrasi berseragam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengoperasikan perangkat komputer dan alat perekaman biometrik. Lengkap dengan kamera dan pencahayaan khusus untuk pengambilan foto paspor.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, terlihat meninjau langsung jalannya pelayanan. Mengenakan seragam dinas berwarna krem dan jilbab senada, ia berdiri berdampingan dengan pejabat Imigrasi sambil memperhatikan proses pelayanan serta berdialog dengan warga.

Kehadiran layanan paspor di MPP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah. Khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah dan cepat bagi masyarakat. Ia mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi yang hadir langsung memberikan pelayanan di Toboali. Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat membantu masyarakat, mengingat jarak dari Bangka Selatan ke Pangkalpinang cukup jauh dan memerlukan waktu serta biaya tambahan.

“Jaraknya lebih dari 120 kilometer. Dengan adanya pelayanan ini tentu jauh lebih mudah bagi masyarakat,” kata dia.

Menurutnya dalam pelaksanaan perdana, kuota pelayanan dibatasi sebanyak 40 orang yang telah mendaftar sebelumnya. Ditambah 10 pemohon yang datang langsung ke lokasi sesuai kuota yang disiapkan. Total 50 pemohon dilayani dalam kegiatan tersebut. Diakui Debby antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Kuota yang disediakan dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga yang ingin membuat paspor. Baik untuk keperluan ibadah maupun perjalanan lainnya. Pemerintah daerah berencana menghadirkan layanan pembuatan paspor di MPP sebanyak dua kali dalam sebulan.

“Alhamdulillah dimanfaatkan betul-betul oleh masyarakat. Mudah-mudahan ini sangat membantu masyarakat kita,” ujar Wabup.

Oleh karena itu, ke depan pentingnya sosialisasi agar layanan tersebut diketahui dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Dengan demikian semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan pembuatan paspor tanpa harus pergi ke Kota Pangkalpinang.

“Ini perlu kita sosialisasikan kembali, jangan sampai layanan ini tidak dimanfaatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Dheka Triandy, menjelaskan layanan yang dihadirkan di Kabupaten Bangka Selatan merupakan inovasi bertajuk Eazy Passport. Program ini merupakan layanan jemput bola yang mendatangi langsung masyarakat di daerah yang berjarak cukup jauh dari kantor imigrasi.

“Kita hadir untuk masyarakat yang jaraknya jauh dari kantor,” paparnya.

Ia menyebut Toboali menjadi salah satu lokasi yang paling sering mendapatkan pelayanan Eazy Passport. Bahkan, program tersebut pernah menjangkau wilayah yang lebih jauh seperti Pulau Lepar. Selain Kabupaten Bangka Selatan, layanan serupa juga diberikan di Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Bangka Tengah.

Namun demikian, dari empat kabupaten di Pulau Bangka, KabupatenBangka Selatan disebut sebagai daerah dengan tingkat antusiasme tertinggi dalam pembuatan paspor.

Ia menambahkan, rata-rata masyarakat yang membuat paspor saat ini memiliki kebutuhan untuk umrah, disusul keperluan wisata ke luar negeri.

“Paling antusias dari empat kabupaten di Pulau Bangka adalah Kabupaten Bangka Selatan,” sebut Dheka Triandy.

Dheka berharap layanan ini dapat menjadi program permanen sehingga masyarakat tidak lagi terkendala jarak dalam mengurus dokumen perjalanan. Bagi masyarakat yang tidak dalam kondisi mendesak, pengambilan paspor dapat dilakukan pada 12 Maret 2026 mendatang, bertepatan dengan jadwal layanan berikutnya di MPP Lantai II Pasar Modern Toboali.

 

Comments (0)
Add Comment