Pemerintah Batasi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

SATUARAHNEWS- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan  berupaya menekan jumlah timbulan sampah dan volume sampah yang kian meningkat terutama di bulan Ramadhan.

Salah satunya melalui gerakan gamis berkah atau membagikan ratusan sayur mayur secara gratis kepada masyarakat dengan menggunakan goody bag.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Selatan Agung Prasetyo mengatakan, pembagian sayuran kepada emak emak sebagai upaya pemerintah untuk memberikan contoh agar membatasi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

” Ramadan menjadi periode meningkatnya produksi sampah rumah tangga. Terutama sampah plastik dan anorganik dari kemasan makanan dan minuman,” sehingga Kondisi ini mendorong DLH untuk melakukan pendekatan edukatif kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga,” kata Agung di Toboali.

Menurut Agung, berdasarkan data Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SPSN), sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar timbulan sampah. Karena itu, peran ibu-ibu dinilai sangat penting dalam menekan volume sampah dari sumbernya. Targetnya ketika berbelanja ke pasar maupun swalayan, masyarakat tidak lagi menggunakan kantong plastik.

” Dengan program ini saya berharap adanya perubahan perilaku masyarakat dalam pengurangan sampah terutama saat mereka belanja tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai, dan memakai body bag yang ramah lingkungan sehingga tingkat volume sampah di Basel dapat di tekan,” harapnya. (Red)

Comments (0)
Add Comment