Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Perkuat Sarana Keamanan dan Deteksi Dini, Lapas Narkotika Pangkalpinang Benahi Sistem Pengawasan

0 23

 

Pangkalpinang,  – Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terus memperkuat sarana pendukung keamanan dan pengawasan melalui sejumlah langkah pembenahan di lingkungan Lapas. Upaya tersebut dilakukan melalui perapihan instalasi kabel, pemeliharaan dan penambahan perangkat CCTV pada area yang membutuhkan pengawasan, serta pemasangan tiga unit jammer di area blok hunian warga binaan, Selasa (6/10).

Pembenahan sarana dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan berbagai perangkat pendukung keamanan dapat berfungsi secara optimal. Selain meningkatkan kesiapan fasilitas, penataan dan pemeliharaan tersebut juga diarahkan untuk meminimalkan potensi gangguan serta mendukung pelaksanaan deteksi dini oleh petugas.

Pada sisi sarana pendukung, dilakukan perapihan instalasi kabel di sejumlah area Lapas. Penataan dilakukan agar jalur kabel lebih rapi, aman, serta memudahkan proses pemantauan dan pemeliharaan apabila sewaktu-waktu ditemukan kendala. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi risiko yang dapat timbul akibat instalasi yang kurang tertata.

Sementara itu, pemeliharaan CCTV dilakukan untuk memastikan perangkat pengawasan tetap berfungsi optimal. Selain pemeliharaan, dilakukan pula penambahan CCTV pada area yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih sebagai bagian dari penguatan pemantauan lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, menyampaikan bahwa pembenahan berbagai sarana tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat sistem keamanan secara berkelanjutan.

“Kita terus melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana yang mendukung keamanan Lapas. Perapihan kabel, pemeliharaan dan penambahan CCTV, hingga pemasangan jammer merupakan bagian dari upaya kita memastikan sistem pendukung keamanan dapat berfungsi secara optimal dan mampu membantu petugas dalam melakukan pengawasan serta deteksi dini,” ujar Mufakhom.

“Namun, perangkat hanyalah sarana pendukung. Yang paling penting adalah kewaspadaan, integritas, dan kesiapsiagaan seluruh jajaran. Setiap potensi gangguan harus kita cegah dan tindak lanjuti sejak dini. Saya meminta seluruh petugas terus menjaga kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” lanjutnya.

Penguatan sarana keamanan juga dilakukan melalui pemasangan tiga unit jammer atau alat pengacak sinyal pada area blok hunian warga binaan. Pemasangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pengendalian komunikasi di lingkungan Lapas dan Rutan, khususnya untuk mencegah penyalahgunaan alat komunikasi ilegal serta mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba dari dalam Lapas.

Pemasangan jammer dilaksanakan oleh tim dengan pengawasan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), serta jajaran staf terkait. Setelah pemasangan, dilakukan uji fungsi dan hasilnya menunjukkan perangkat dapat berfungsi dalam membatasi sinyal telekomunikasi pada area blok hunian sesuai hasil pengujian.

Rangkaian pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Pangkalpinang membangun sistem keamanan yang dilakukan secara berlapis, mulai dari kesiapan instalasi, optimalisasi pengawasan visual, hingga pengendalian komunikasi. Melalui pemeliharaan dan evaluasi sarana secara berkelanjutan, Lapas Narkotika Pangkalpinang berkomitmen memperkuat deteksi dini dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta kondusif.

Leave A Reply

Your email address will not be published.