Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Dukung Ketahanan Pangan, Kalapas Narkotika Pangkalpinang Pimpin Penyemaian Bibit Hidroponik Bersama Pejabat Struktural

0 34

 

Pangkalpinang,- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kegiatan penyemaian bibit hidroponik sawi pakcoy dan selada di area Branggang Dalam Lapas, Senin (03/08). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui sektor pertanian modern berbasis hidroponik.

Penyemaian bibit dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan keberlanjutan budidaya hidroponik yang selama ini menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Pangkalpinang. Selain meningkatkan produktivitas hasil pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, menegaskan bahwa program hidroponik tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter dan peningkatan keterampilan warga binaan.

> “Kami ingin memastikan program hidroponik ini berjalan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan penyemaian bibit ini, warga binaan tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga dibina agar memiliki etos kerja, disiplin, dan keterampilan yang nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Di sisi lain, program ini juga menjadi bentuk nyata dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional,” tegas Novriadi.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulya Nopriansyah, menjelaskan bahwa setiap tahapan budidaya hidroponik dilakukan secara terencana, mulai dari penyemaian, perawatan, hingga proses panen. Menurutnya, keterlibatan aktif warga binaan dalam setiap proses menjadi bagian penting dalam keberhasilan program pembinaan kemandirian.

> “Kami akan terus melakukan pendampingan terhadap warga binaan dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari pengaturan nutrisi, pemantauan pH air, hingga evaluasi pertumbuhan tanaman. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, kami berharap hasil pertanian semakin optimal sekaligus meningkatkan kompetensi warga binaan di bidang pertanian hidroponik,” ujar Mulya Nopriansyah.

 

Sebagai tindak lanjut, jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang akan mengoptimalkan perawatan bibit melalui pemantauan rutin terhadap nutrisi, kondisi lingkungan, dan perkembangan tanaman. Evaluasi berkala juga akan dilakukan sebagai dasar perencanaan tahap pindah tanam hingga panen, sekaligus memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung budidaya hidroponik.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui program ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, mendukung ketahanan pangan, serta mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi setelah menyelesaikan masa pidananya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.