Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Dinkes Basel Perkuat Edukasi Cegah Penyebaran Influenza

0 37

SATUARAHNEWS– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit influenza pasca libur natal dan tahun baru. Termasuk mengantisipasi terjadinya kasus influenza di tengah masyarakat yang dikenal sebagai super flu. Hal ini menyusul meningkatnya kasus influenza musiman dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kabupaten Bangka Selatan, Slamet Wahidin mengatakan hingga awal Januari 2026 ini belum ditemukan kasus super flu di daerah itu. Secara ilmiah, virus yang dijuluki super flu” ini diidentifikasi sebagai influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K. Subclade K merupakan varian baru yang pertama kali teridentifikasi oleh CDC Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan kini telah menyebar di setidaknya 80 negara. Di Indonesia, varian ini mulai terdeteksi sejak Agustus 2025.

“Untuk kasus super flu di Kabupaten Bangka Selatan khususnya dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya belum ada temuan kasus,” ucapannya.

Menurutnya istilah super flu sebenarnya tidak dikenal dalam terminologi medis resmi. Nama ini muncul secara populer di masyarakat karena varian virus influenza yang sedang beredar memiliki kecepatan penularan yang sangat tinggi. Satu orang yang terinfeksi dilaporkan dapat menulari dua hingga tiga orang atau lebih di sekitarnya. Istilah super flu kerap digunakan untuk menggambarkan flu dengan gejala berat. 

Slamet Wahidin menjelaskan bahwa istilah tersebut merujuk pada influenza tipe A, salah satu jenis influenza yang memang sering muncul secara musiman dan dapat meningkat pada kondisi cuaca tertentu. Belum ada temuan kasus super flu secara spesifik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lantaran belum dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) maupun DNA. Dua langkah ini penting untuk memastikan spesifikasi virus influenza yang beredar.

“Karena melihat spesifikasi influenza yang terjadi di Provinsi Bangka Belitung apakah tipe a dan tipe b perlu dilakukan pemeriksaan dengan PCR. Sementara saat ini belum dilakukan pemeriksaan secara PCR maupun DNA,” ujar Slamet Wahidin.

Langkah antisipasi tetap diperkuat mengingat tren peningkatan kasus influenza di sejumlah negara. Slamet Wahidin menyebutkan bahwa secara global, peningkatan kasus influenza juga terjadi di beberapa wilayah dunia, terutama saat musim dingin seperti di Eropa. Sementara di beberapa negara Asia juga terjadi peningkatan kasus influenza. Pemerintah memfokuskan perlindungan pada kelompok rentan.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling banyak terpapar influenza karena daya tahan tubuh yang belum optimal. Selain itu, lanjut usia (Lansia), ibu hamil dan masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid turut menjadi perhatian utama. Pihaknya mendorong vaksinasi atau imunisasi bagi kelompok rentan, terutama anak-anak dan lansia yang memiliki penyakit komorbid. Langkah ini penting untuk menekan risiko komplikasi apabila terpapar influenza.

“Bila perlu, dilakukan vaksinasi ataupun imunisasi untuk lansia dan anak-anak yang rentan, khususnya yang memiliki penyakit komorbid. Karena mereka lebih rentan dibandingkan masyarakat lainnya,” sebutnya.

Pemerintah daerah kata Slamet Wahidin memastikan akan terus memantau perkembangan kasus influenza dan ISPA serta memperkuat langkah antisipasi guna mencegah potensi penyebaran super flu di daerah tersebut. Terutama selama musim hujan dan cuaca ekstrem masih berlangsung. Sebab, selama dua bulan terakhir kasus ISPA terutama influenza meningkat hingga 30 persen. Pada Desember 2025 tercatat sebanyak 837 kasus. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan November 2025 yang mencatat 650 kasus.

“Antisipasi yang kami lakukan saat ini adalah meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Pentingnya mengedepankan pola perilaku hidup bersih dan sehat,” tukasnya. (Red)

 

Foto Dokumentasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.