Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Polresta Pangkalpinang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Kriminalitas Naik namun Penegakan Hukum Diperkuat

0 154

PANGKALPINANG — Polresta Pangkalpinang memaparkan laporan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat. Secara umum, kinerja kepolisian menunjukkan keseriusan dalam penegakan hukum meski dihadapkan pada dinamika kriminalitas yang fluktuatif.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners mengatakan, total tindak pidana yang ditangani sepanjang 2025 tercatat sebanyak 767 kasus, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 717 kasus.

“Peningkatan ini menjadi evaluasi bagi kami, namun yang terpenting adalah seluruh kasus tetap ditangani secara profesional, transparan, dan berorientasi pada rasa keadilan masyarakat,” kata Max Mariners dalam pemaparan akhir tahun, Selasa (31/12/2025).

Berdasarkan data Polresta Pangkalpinang, kejahatan konvensional mengalami kenaikan dari 619 kasus pada 2024 menjadi 677 kasus di 2025, yang didominasi tindak pidana pencurian dan kejahatan umum lainnya. Sementara itu, kejahatan transnasional justru menurun dari 80 menjadi 77 kasus, menunjukkan intensitas penindakan khususnya pada kasus narkotika.

Untuk kejahatan terhadap kekayaan negara, Polresta Pangkalpinang mencatat penurunan signifikan dari 18 kasus pada 2024 menjadi 13 kasus di 2025, dengan fokus penanganan pada illegal mining dan tindak pidana fidusia. Adapun kejahatan kontinjensi sepanjang tahun 2025 tercatat nihil.

Sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap, di antaranya kasus pembunuhan di alur Sungai Rangkui, penganiayaan berat terhadap seorang pedagang oleh juru parkir liar di kawasan Alun-alun Pangkalpinang, kasus pencurian dengan pemberatan di Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang, serta kasus pencabulan anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Pangkalbalam.

Selain itu, Polresta Pangkalpinang juga menindak tegas penyalahgunaan BBM dan pertambangan inkonvensional tanpa izin. Sat Polair berhasil mengamankan sekitar 5.000 ton BBM ilegal di SPBN Ketapang serta satu unit ponton tambang jenis rajuk tower di aliran Sungai Pangkalarang. Dari penindakan tersebut, dua kasus berhasil diungkap dengan dua orang tersangka.

Di bidang pemberantasan narkoba, Sat Narkoba Polresta Pangkalpinang sepanjang Januari hingga Desember 2025 mengungkap 67 kasus dengan total 92 tersangka, terdiri dari 84 laki-laki dan 8 perempuan. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 669,69 gram, ganja 14.436,64 gram, dan ekstasi 117,01 gram.

“Nilai ekonomis barang bukti narkotika yang berhasil kami amankan diperkirakan mencapai Rp836 juta dan ini berarti kami telah menyelamatkan sekitar 10 ribu jiwa anak bangsa dari ancaman narkoba,” tegas Max.

Sementara itu, di bidang lalu lintas, angka kecelakaan mengalami kenaikan dari 109 kasus pada 2024 menjadi 163 kasus di 2025. Jumlah korban meninggal dunia tercatat 32 orang, dengan korban luka ringan 165 orang dan luka berat 6 orang. Meski demikian, penindakan pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan, baik tilang maupun teguran, yang menjadi perhatian khusus untuk peningkatan disiplin masyarakat.

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Polresta Pangkalpinang aktif melaksanakan berbagai operasi kepolisian, di antaranya Ops Keselamatan, Pekat, Ketupat, Antik, Patuh, Zebra, hingga Ops Lilin Menumbing.

Sejumlah prestasi juga berhasil diraih sepanjang 2025, di antaranya penghargaan Unit Pelayanan Publik kategori Pelayanan Prima tingkat Polri serta Juara II Kampung Bebas Narkoba Desa Batu Belubang pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Di bidang pembinaan masyarakat, Polresta Pangkalpinang menyelesaikan 179 perkara melalui pendekatan keadilan restoratif dari total 767 tindak pidana, serta melaksanakan kegiatan door to door system sebanyak 14.256 kali, deteksi dini 1.754 kegiatan, dan problem solving sebanyak 60 kegiatan.

Dari sisi internal, Polresta Pangkalpinang memberikan 71 penghargaan kepada personel berprestasi dan tidak mencatat adanya sanksi berat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sepanjang tahun.

“Seluruh capaian ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, dan menjaga keamanan Kota Pangkalpinang ke depan,” tutup Kapolresta Pangkalpinang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.