Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Serapan Tenaga Kerja Lokal Meningkat Tahun 2026

0 54

SATUARAHNEWS– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mencatat peningkatan signifikan dalam serapan tenaga kerja sepanjang 2025 di tengah geliat investasi. 

Berdasarkan data jumlah pekerja yang terserap mencapai 3.796 orang, naik tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi sinyal kuat bahwa iklim usaha di daerah tersebut semakin berkembang dan mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bangka Selatan, Nazarudin, bilang kenaikan tersebut menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Peningkatan jumlah pekerja ini mencerminkan semakin banyaknya peluang kerja yang tersedia di wilayah tersebut. Selain itu, kondisi ini juga menunjukkan kepercayaan investor yang terus meningkat.

“Untuk tahun 2025, jumlah pekerja yang terdata sebanyak 3.796 orang, meningkat dari tahun 2024 yang hanya 2.897 orang,” ujar dia, Senin (30/3/2026).

Menurutnya persentase peningkatan serapan tenaga kerja di Kabupaten Bangka Selatan dari tahun 2024 ke 2025 tercatat sekitar 31 persen. Hal ini dihitung dari kenaikan jumlah pekerja yang semula 2.897 orang pada 2024 menjadi 3.796 orang pada 2025, sehingga terdapat selisih sebanyak 899 orang.

Dengan demikian, peningkatan ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan dalam penyerapan tenaga kerja dalam kurun waktu satu tahun.

Kondisi ini dinilai cukup signifikan dalam mendorong penurunan tingkat pengangguran terbuka di Bangka Selatan. Peningkatan serapan tenaga kerja ini tidak terlepas dari berkembangnya sejumlah sektor usaha di daerah tersebut. Sektor perkebunan menjadi penyumbang terbesar, terutama dengan masuknya investasi kelapa sawit.

Selain itu, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta ritel modern juga turut memberikan kontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja baru.

“Memang saat ini sektor perkebunan, UMKM, dan ritel modern cukup berkembang dan menyerap tenaga kerja di Bangka Selatan,” urai Nazarudin.

Hingga saat ini lanjut dia, tercatat sekitar 206 perusahaan yang beroperasi dan terdaftar di Disnakertrans Kabupaten Bangka Selatan. Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di berbagai sektor usaha dan wilayah kecamatan. Kehadiran mereka menjadi faktor utama dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Di sektor perkebunan, penyerapan tenaga kerja dinilai cukup besar meskipun penempatan pekerja sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing perusahaan. Disnakertrans berperan dalam pendataan jumlah tenaga kerja yang terserap. Hal ini penting untuk memetakan perkembangan ketenagakerjaan secara menyeluruh.

“Untuk penempatan tenaga kerja di perusahaan, memang menjadi kewenangan masing-masing perusahaan, sementara kami melakukan pendataan jumlah pekerja,” jelasnya.

Nazarudin menambahkan, meningkatnya minat investor tidak lepas dari kondisi daerah yang dinilai kondusif. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor penting yang mendukung iklim investasi. Selain itu, potensi ekonomi daerah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha.

“Investor melihat prospek Bangka Selatan cukup baik, ditambah kondisi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Dampak positif dari peningkatan investasi dan serapan tenaga kerja ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain menekan angka pengangguran, kehadiran perusahaan juga membuka akses ekonomi baru. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan pekerjaan tanpa harus keluar daerah. (Dika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.