Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Bupati Riza Datangi RSUD Basel, Tindak Lanjuti Keluhan Warga

0 50

SATUARAHNEWS- Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid serta Debby Vita Dewi bersama jajaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh.

Sidak dilakukan setelah menerima aduan masyarakat terkait pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut difokuskan pada pengecekan langsung kualitas pelayanan serta memastikan tidak ada kendala dalam program berobat gratis.

 

 

 

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyebut, sidak dilakukan sebagai respons cepat terhadap laporan warga yang masuk melalui media sosial miliknya. Ia menilai kanal aduan digital menjadi jalur efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada kepala daerah. Dengan turun langsung ke lapangan, ia ingin memastikan kebenaran laporan sekaligus melihat kondisi riil pelayanan.

“Masyarakat bisa akses apapun langsung ke saya selaku kepala daerah, tadi ada aduan masuk lewat media sosial makanya saya langsung cek ke sini,” ujarnya Sabtu (28/3/2026).

Dalam sidak tersebut, Bupati menyoroti aspek pelayanan yang dinilai masih perlu ditingkatkan oleh pihak rumah sakit. Ia bahkan memberikan teguran kepada jajaran manajemen, khususnya di bagian pelayanan yang bersentuhan langsung dengan pasien. Menurutnya, kualitas interaksi petugas dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelayanan kesehatan.

Di sudut lain rumah sakit, ia berhenti lebih lama, berdiskusi dengan jajaran manajemen mengenai alur pelayanan. Tangannya sesekali menunjuk ke arah meja administrasi, lalu beralih ke ruang tindakan, menggambarkan alur yang menurutnya perlu diperbaiki. Ia ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan lebih sederhana dan tidak menyulitkan masyarakat.

“Bu direktur rumah sakit harus memperkuat pelayanan, terutama di bidang pelayanan karena yang saya berikan teguran hari ini bagian pelayanan,” tegas Riza Herdavid.

Selain mengevaluasi pelayanan, dirinya memastikan program berobat gratis menggunakan KTP dan KK tetap berjalan. Ia melakukan pengecekan dengan menanyakan langsung kepada pasien yang sedang dirawat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pungutan biaya yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah.

Riza mengaku sempat khawatir jika program berobat gratis tidak berjalan optimal di lapangan. Oleh karena itu, sidak menjadi cara untuk memverifikasi langsung implementasi kebijakan tersebut. Ia juga menyinggung pentingnya integrasi program dengan skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Saya takutnya program saya ini tidak jalan untuk berobat menggunakan KTP, tapi setelah saya cek semuanya masih bilang gratis,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Riza juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang masih menemukan kendala pelayanan. Ia meminta warga untuk melaporkan langsung jika terdapat fasilitas kesehatan yang tidak memberikan layanan sebagaimana mestinya. Bahkan, ia siap turun tangan apabila laporan tidak ditindaklanjuti oleh instansi terkait. (Dika)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.