Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Pemkab Basel Adakan Nobar Piala Dunia 2026

0 13

SATUARAHNEWS-Pemerintah daerah setempat kini mulai menyiapkan agenda nonton bareng (Nobar) piala dunia di kawasan Himpang Lima Habang. Lewat upaya sederhana ini ditargetkan berdampak dalam menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan momentum piala dunia 2026 akan dimanfaatkan untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat. Melalui kegiatan nonton bareng di Himpang Lima Habang, pemerintah daerah membuka ruang berkumpul dan hiburan bagi masyarakat. Diyakini strategi ini akan meningkatkan aktivitas jual beli pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal.

“Sebagai bentuk support, kami akan melaksanakan nobar piala dunia 2026 di kawasan Himpang Lima Habang,” katanya.

Menurutnya kegiatan nobar merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap geliat ekonomi masyarakat. Pasalnya, tayangan pertandingan sepak bola yang menyedot perhatian publik dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul masyarakat sekaligus peluang usaha bagi pelaku ekonomi kecil.

Kawasan Himpang Lima Habang dipilih karena merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Toboali selain itu sudah ada fasilitas yang siap digunakan untuk kegiatan nobar. Dengan digelarnya nobar di ruang terbuka tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan masyarakat.

Secara langsung berdampak pada meningkatnya transaksi ekonomi. Terutama bagi pedagang kaki lima, pelaku UMKM kuliner, hingga usaha mikro lainnya. Kegiatan nobar bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi strategi sederhana pemerintah daerah dalam menciptakan keramaian yang produktif. Keramaian tersebut diyakini mampu membuka ruang bagi masyarakat untuk berjualan dan memasarkan produknya, sehingga roda perekonomian lokal dapat berputar lebih aktif

Di sisi lain sambung dia, hak siar piala dunia 2026 berada di TVRI. Momentum ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar sepak bola. Karena pertandingan dapat disaksikan melalui televisi nasional milik negara. Ia menekankan bahwa tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat. Kondisi ini dinilai sangat mendukung pelaksanaan nobar yang inklusif.

Sebab, masyarakat tidak dibebani biaya tambahan untuk menikmati pertandingan kelas dunia. Kegiatan nobar ini dapat menjadi salah satu pemicu bangkitnya semangat kebersamaan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, kegiatan yang melibatkan banyak orang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung, meski dalam skala sederhana.

“Apalagi hak siar berada di TVRI. Ini adalah kebanggaan bagi kita seluruh penggemar sepak bola,” sebutnya.

Meskipun pelaksanaan piala dunia baru akan dilakukan pada 11 Juni 2026 mendatang Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga membuka peluang keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam kegiatan tersebut. Dengan hadirnya lapak-lapak UMKM di sekitar lokasi nobar, masyarakat tidak hanya menikmati pertandingan. Tetapi juga dapat membeli berbagai produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk kreatif lainnya. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.