Lugas dan Berimbang

- Advertisement -

Kriminalitas di Babel 2025 Naik 14,41 Persen, Kapolda: Kejahatan Konvensional Masih Dominan

0 94

 

PANGKALPINANG — Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat tren kenaikan jumlah JTP (Jumlah Tindak Pidana) sepanjang 2025 dibandingkan 2024. Berdasarkan data analisis kriminal, total JTP 2025 mencapai 2.368 kasus, naik 341 kasus atau 14,41 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat 2.025 kasus.

Sementara itu, PTP (Penyelesaian Tindak Pidana) justru mengalami penurunan. Pada 2025, PTP tercatat 897 kasus, turun 61 kasus atau 6,80 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 958 kasus.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor Sihombing, mengatakan peningkatan JTP masih didominasi oleh kejahatan konvensional, khususnya pencurian dan penganiayaan.

“Secara umum memang ada peningkatan jumlah tindak pidana pada 2025. Namun, ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memperkuat langkah preventif dan represif, terutama pada kejahatan konvensional yang masih mendominasi,” ujar Irjen Pol Viktor Sihombing.

Kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) tercatat mengalami kenaikan signifikan. JTP Curat naik dari 392 kasus pada 2024 menjadi 464 kasus di 2025, atau meningkat 72 kasus (15,15 persen). Penyelesaiannya juga naik 40 kasus (20,30 persen).

Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor R2/R4) turut meningkat. JTP naik dari 23 kasus menjadi 38 kasus, atau meningkat 39,47 persen, sementara PTP naik 46,15 persen.

Selain itu, penganiayaan/aniaya ringan mencatat kenaikan tertinggi dari sisi jumlah kasus, yakni naik 73 kasus (27,75 persen). Namun, penyelesaian perkara justru turun 13,63 persen.

Di sisi lain, beberapa jenis kejahatan menunjukkan tren penurunan. Curas (pencurian dengan kekerasan) mengalami penurunan JTP sebesar 62,5 persen, meski PTP justru naik 18,18 persen.

Kasus pembunuhan juga turun dari 10 kasus menjadi 8 kasus, atau menurun 25 persen, dengan tingkat penyelesaian yang tetap.

Untuk kejahatan seksual, perkosaan dan pencabulan menunjukkan penurunan signifikan, bahkan beberapa di antaranya nihil penyelesaian pada 2025. Namun, kasus kekerasan seksual justru meningkat 48,14 persen, menjadi perhatian khusus kepolisian.

Irjen Pol Viktor Sihombing menegaskan, Polda Babel akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, serta kerja sama dengan masyarakat untuk menekan angka kriminalitas.

“Kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pencegahan. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Polda Babel berharap dengan strategi yang lebih terarah, tren kenaikan kriminalitas pada 2025 dapat ditekan dan tingkat penyelesaian perkara kembali meningkat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.