Pengembangan Taman Kehati Desa Bencah

SATUARAHNEWS- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan hidup melalui pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Air Pereng, Desa Bencah, Kecamatan Air Gegas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Paparan Teknis Penyusunan Desain Dasar Vegetasi Taman Keanekaragaman Hayati Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Studio Perencanaan Pulau Kelapan, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

” Saya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan yang terus diberikan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup, dalam mendukung upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Bangka Selatan,” kata Sekda Hefi Nuranda, Rabu (30/09/2026)

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program lingkungan di daerah, mulai dari pengelolaan sampah hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati.

Rasa syukur tak hentinya. Sampai hari ini kita mendapatkan support yang luar biasa dari Kementerian Lingkungan Hidup. Mulai dari pengelolaan sampah dan sekarang untuk taman hayati. Kita di Bangka Selatan masih berkomitmen bagaimana pengelolaan lingkungan hidup ini terus kita lakukan.” ujar Sekda Hefi.

Ia menilai penyusunan desain dasar vegetasi merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan Taman Kehati Air Pereng dapat dikelola secara terarah, dijaga keberlangsungannya, serta dikembangkan dengan memperhatikan fungsi lingkungan dan potensi kawasan.

“Ini sebuah langkah awal yang luar biasa, bagaimana Taman Keanekaragaman Hayati ini bisa dikelola, bisa kita jaga dan kita kembangkan.” katanya.

Selain sebagai kawasan yang mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, Hefi berharap Taman Kehati Air Pereng ke depan dapat memiliki nilai tambah sebagai salah satu alternatif destinasi wisata berbasis lingkungan di Kabupaten Bangka Selatan.

“Harapannya, taman hayati ini bisa menjadi tempat destinasi wisata juga. Akan menjadi daya tarik sendiri. Jadi ke depan masyarakat dari Pangkalpinang, Sungailiat dan yang lain bisa punya tempat persinggahan. Bisa jadi alternatif destinasi wisata.” ungkapnya

Comments (0)
Add Comment