Kasus Diare Di Basel Capai 600 Kasus

SATUARAHNEWS– Kasus diare di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan di tengah keterbatasan air bersih selama musim kemarau.

Pemerintah daerah mencatat kasus diare pada periode Juni hingga September 2026 tembus hingga 600 kasus. Kecamatan Toboali menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi berdasarkan laporan fasilitas kesehatan yang ada.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bangka Selatan, Slamet Wahidin mengatakan,peningkatan kasus mulai terlihat sejak Juni hingga Agustus.

Pada Juni tercatat 230 kasus, kemudian meningkat menjadi 256 kasus pada Juli sebelum berada di angka 231 kasus pada Agustus.

” Kondisi tersebut terjadi ketika masyarakat menghadapi keterbatasan persediaan air bersih selama musim kemarau.Jadi faktor kenaikan mungkin disebabkan oleh krisis air bersih pada musim kemarau, Rabu (23/9/2026).

Slamet Wahidin membeberkan Toboali mencatat jumlah kasus diare paling banyak berdasarkan laporan dari puskesmas setempat. Hingga periode pencatatan tersebut, Puskesmas Toboali melaporkan 91 kasus diare. Menurutnya, keterbatasan air bersih dapat mempengaruhi sumber air yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Adapun persoalan yang dihadapi masyarakat adalah tidak diketahui secara pasti sumber air bersih yang dibeli untuk dikonsumsi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat yang sebelumnya mengandalkan sumur dapat beralih membeli air ketika persediaan air berkurang. Perubahan sumber air itu dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Jadi sumber air bersih yang dikonsumsi itu kita tidak tahu mengambil dari mana, itu yang pertama,” jelas Slamet Wahidin.

Keterbatasan air juga dapat berdampak pada kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan sehari-hari. Penghematan air berpotensi membuat penggunaan air untuk mencuci tangan, mencuci dan kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) ikut berkurang. Padahal, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah penyakit diare. (Red)

 

Comments (0)
Add Comment