PANGKALPINANG – Program Merajut Pendidikan yang digagas Polresta Pangkalpinang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pendaftaran dibuka, warga mulai berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk memperebutkan kuota kuliah gratis jenjang S1 yang seluruh biaya pendidikannya ditanggung hingga lulus.
Salah satu pendaftar, Michael Sutanto, mengaku sangat mengapresiasi langkah Kapolresta Pangkalpinang yang dinilainya menghadirkan solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini terhambat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurut Michael, kondisi ekonomi keluarganya membuat impian untuk kuliah nyaris tidak mungkin terwujud. Karena itu, program beasiswa yang diinisiasi Polresta Pangkalpinang menjadi kesempatan besar yang ingin dimanfaatkannya.
“Program ini sangat membantu masyarakat seperti saya. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, saya berharap bisa lolos menjadi penerima beasiswa sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah,” ujar Michael.
Apabila dinyatakan lolos seleksi, Michael berencana mengambil jurusan Manajemen. Ia berharap pendidikan tersebut menjadi bekal untuk memperbaiki taraf ekonomi keluarganya setelah menyelesaikan kuliah.
“Kalau diterima, saya ingin mengambil jurusan Manajemen. Mudah-mudahan setelah lulus nanti saya bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, menegaskan program Merajut Pendidikan lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi, namun terhalang keterbatasan ekonomi.
“Pertemuan malam ini untuk menyamakan persepsi. Kita menjalankan program Merajut Pendidikan, bagaimana caranya anak-anak kita yang kurang mampu ini bisa melanjutkan kuliah S1,” kata Indra.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi penting untuk mencegah munculnya berbagai persoalan sosial, termasuk kriminalitas. Karena itu, kepolisian merasa perlu hadir memberikan solusi melalui akses pendidikan.
“Banyak adik-adik kita yang sebenarnya ingin kuliah, tetapi tidak mampu karena keterbatasan ekonomi. Kalau kondisi ini dibiarkan, tentu menjadi perhatian kita bersama. Makanya program ini kami sambut baik dan harus benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran, seluruh Bhabinkamtibmas diminta melakukan pendataan sekaligus memverifikasi langsung kondisi ekonomi keluarga calon penerima beasiswa.
“Kita akan turun langsung melihat kondisi orang tuanya. Cari yang betul-betul tepat sasaran, jangan sampai program ini salah sasaran,” tegasnya.
Dalam program tersebut, Polresta Pangkalpinang bekerja sama dengan STIE IBEK menargetkan 70 peserta dari Kota Pangkalpinang. Pendaftaran dibuka hingga 25 September 2026 bagi lulusan SMA sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan usia maksimal 21 tahun, belum menikah, serta berdomisili di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain membebaskan seluruh biaya kuliah hingga lulus, peserta yang memenuhi kriteria juga berpeluang memperoleh bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester, bahkan difasilitasi tempat tinggal apabila lokasi rumah jauh dari kampus.
“Silakan daftar ke Polresta Pangkalpinang. Kuliahnya gratis sampai selesai. Bahkan bagi yang benar-benar layak, akan diberikan bantuan biaya hidup hingga Rp6 juta per semester. Kalau tempat tinggalnya jauh dari kampus, akan kita upayakan fasilitas kos atau kontrakan,” jelas Indra.
Meski demikian, Kapolresta menegaskan bantuan tersebut disertai tanggung jawab. Mahasiswa penerima wajib menjaga prestasi akademik dan tetap memenuhi seluruh persyaratan selama menjalani pendidikan.
“Bantuan ini harus dipertanggungjawabkan. Nilai akademiknya harus dipertahankan dan statusnya tetap memenuhi persyaratan. Kalau tidak, bantuan bisa dihentikan,” tegasnya.
Indra berharap masyarakat turut berperan aktif menginformasikan program tersebut kepada anak-anak berprestasi yang terkendala biaya agar kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dapat dirasakan lebih banyak generasi muda di Bangka Belitung.
“Ini bagian dari upaya kita mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami ingin anak-anak Bangka Belitung memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.