PANGKALPINANG – Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Pangkalpinang. Pemberantasan narkoba, menurutnya, harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh elemen, dimulai dari penguatan internal kepolisian.
Dalam arahannya, AKBP Indra Wijatmiko mengibaratkan upaya pemberantasan narkoba dengan filosofi sapu. Menurutnya, sebatang lidi tidak akan mampu membersihkan sampah, namun ketika disatukan menjadi sapu akan menjadi kuat dan efektif membersihkan segala kotoran.
“Kita menggunakan filosofi sapu. Sapu itu kuat karena terdiri dari banyak lidi yang bersatu. Artinya, seluruh personel dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu untuk membersihkan Pangkalpinang dari peredaran narkotika. Kalau kita kompak, maka narkoba bisa kita berantas bersama,” tegas AKBP Indra Wijatmiko.
Ia juga menekankan bahwa perang terhadap narkoba harus diawali dengan pembenahan di tubuh institusi Polri. Seluruh personel Polresta Pangkalpinang diingatkan untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Saya tekankan kepada seluruh anggota, jangan ada yang bermain-main dengan narkoba. Internal harus bersih terlebih dahulu. Kalau anggota kita bersih dan berintegritas, maka kita memiliki moral dan kekuatan untuk membersihkan peredaran narkoba di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kapolresta memastikan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkotika di wilayah hukumnya. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas sebagai bentuk komitmen Polresta Pangkalpinang dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.
Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, Polresta Pangkalpinang optimistis upaya pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.