PANGKALPINANG – Bhayangkara Babel Run 2026 yang digelar Polda Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kampanye budaya hidup sehat, tetapi juga dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 23 gerai UMKM disediakan di kawasan kegiatan. Stan tersebut diisi oleh Bhayangkari dan masyarakat yang menawarkan beragam produk kuliner, mulai dari makanan berat, makanan ringan, hingga aneka minuman segar yang diserbu peserta maupun pengunjung.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengatakan penyediaan gerai UMKM merupakan bentuk dukungan Polda Babel terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di tengah penyelenggaraan Bhayangkara Babel Run.
“Pada Bhayangkara Babel Run tahun ini kami menyediakan 23 stand UMKM, terdiri dari 10 stand Bhayangkari dan 13 stand masyarakat. Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menghadirkan manfaat di bidang olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM,” kata Agus.
Ia menjelaskan, antusiasme ribuan peserta dan masyarakat yang hadir diperkirakan mampu mendorong transaksi yang signifikan selama kegiatan berlangsung.
“Berdasarkan perkiraan kami, perputaran ekonomi pada pelaksanaan Bhayangkara Babel Run tahun ini dapat mencapai ratusan juta rupiah. Ini menjadi salah satu manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui penyelenggaraan event ini,” ujarnya.
Melalui kolaborasi olahraga dan pemberdayaan UMKM, Bhayangkara Babel Run diharapkan tidak hanya membangun budaya hidup sehat, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.