Pangkalpinang, — Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, untuk menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan sebagai pilar strategis dalam pembangunan daerah. Perempuan dinilai memiliki posisi kunci, baik di ranah keluarga maupun dalam ruang publik.
Menurut Dessy, nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini masih sangat relevan dan perlu diterjemahkan secara adaptif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Perempuan masa kini tidak lagi berada pada posisi terbatas, melainkan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan, termasuk di sektor pemerintahan.
Dessy mengatakan, perempuan dituntut mampu menjalankan peran ganda secara seimbang antara tanggung jawab domestik dan kontribusi profesional. Ia menilai, keseimbangan tersebut menjadi faktor utama dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan.
“Perempuan hari ini dituntut tidak hanya berdaya, tetapi juga adaptif dan berintegritas. Peran sebagai ibu tetap menjadi basis utama pembentukan karakter generasi, sementara kontribusi di ruang publik menjadi penguat kualitas pembangunan,” ujar Dessy Ayutrisna.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan perempuan tidak semata diukur dari capaian karier, melainkan dari kemampuan menjaga harmoni antara keluarga dan pekerjaan. Dalam konteks itu, perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan responsif gender.
Dessy juga mendorong peningkatan partisipasi perempuan di berbagai sektor pembangunan di Kota Pangkalpinang. Keterlibatan perempuan dinilai mampu memperkaya perspektif kebijakan sekaligus menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dalam tata kelola pemerintahan.
“Pangkalpinang membutuhkan lebih banyak perempuan yang berani mengambil peran, meningkatkan kapasitas diri, dan hadir sebagai solusi. Semangat Kartini harus diterjemahkan dalam kerja nyata, bukan sekadar seremoni tahunan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Dessy, berkomitmen memperkuat kesetaraan gender melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan dan ekonomi, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan.
Melalui momentum Hari Kartini, Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis dapat mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga mengedepankan keadilan dan keberlanjutan sosial dengan melibatkan perempuan sebagai penggerak utama di tingkat keluarga dan masyarakat.