Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Tabligh Akbar bersama Ustadz Anugrah Cahyadi, atau yang akrab disapa Ustadz Ucay, Kamis (29/1/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung di Masjid Agung Bangka Selatan, Kompleks Perkantoran Gunung Namak, dan diikuti ratusan jemaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Tabligh Akbar tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, serta sejumlah tokoh agama. Hadir pula Ustazah Riski Amelia dari Yayasan Ikpah Indonesia yang turut memeriahkan kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi Kabupaten Bangka Selatan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, Tabligh Akbar ini menjadi sarana refleksi diri agar seluruh elemen masyarakat senantiasa bersyukur atas perjalanan pembangunan Bangka Selatan selama 23 tahun.
Bupati Riza Herdavid mengatakan, pembangunan daerah harus diiringi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ia berharap, melalui kegiatan keagamaan seperti ini, masyarakat Bangka Selatan semakin memiliki fondasi akhlak yang kuat dalam mendukung kemajuan daerah.
“Di usia Kabupaten Bangka Selatan yang ke-23 ini, kita ingin pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga tercermin dari akhlak dan keimanan masyarakatnya. Semoga melalui Tabligh Akbar ini, kita semua semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dan mempererat persatuan dalam membangun Bangka Selatan yang maju dan bermartabat,” ujar Riza Herdavid.
Sementara itu, Ustadz Ucay dalam ceramahnya berhasil mencairkan suasana dengan gaya penyampaian yang ringan, penuh celetukan, dan humor khasnya. Meski dibalut canda tawa, materi yang disampaikan tetap sarat makna dan memberikan pemahaman baru tentang pentingnya ketakwaan, keikhlasan, serta peran keluarga dalam membangun masyarakat yang religius.
Dengan gaya khasnya, Ustadz Ucay juga menyapa para jemaah, khususnya kaum ibu, dengan doa yang disampaikan secara santun namun mengundang senyum dan tawa. Ia mengatakan, para ibu memiliki peran besar dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan diridai allah Swt.