PT Tirta Sagara Salvage Pastikan Pengangkatan Kerangka Kapal di Selat Bangka Berjalan Sesuai Regulasi

 

Bangka Belitung — PT Tirta Sagara Salvage menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan pelayaran melalui kegiatan pengangkatan dan penyingkiran eks kerangka kapal yang tenggelam di perairan Selat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan salvage ini dilaksanakan di titik koordinat 02°24.935’ LS / 105°40.978’ BT dan dimulai sejak 9 Agustus 2025 hingga selesai.

Direktur PT Tirta Sagara Salvage, Nurmanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelancaran alur pelayaran nasional, khususnya di wilayah Selat Bangka yang memiliki tingkat lalu lintas kapal cukup tinggi.

“Kami dari PT Tirta Sagara Salvage melaksanakan kegiatan pengangkatan kerangka kapal ini sebagai upaya pembersihan alur pelayaran agar aman dilalui kapal-kapal yang beroperasi di Selat Bangka,” ujar Nurmanto saat ditemui di lokasi kegiatan, Senin (29/12).

Menurut Nurmanto, hingga saat ini progres pekerjaan pengangkatan kerangka kapal pada titik dua (2) telah mencapai sekitar 60 persen. Proses pekerjaan masih terus berlanjut dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan laut.

“Kami terus melanjutkan kegiatan pembersihan alur pelayaran kerangka kapal. Saat ini progres sudah mencapai 60 persen dan akan kami selesaikan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurmanto menegaskan bahwa seluruh kegiatan salvage yang dilakukan PT Tirta Sagara Salvage telah mengantongi legalitas dan izin resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Dengan adanya izin tersebut, perusahaan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan standar teknis yang berlaku.

“Kegiatan ini kami laksanakan sesuai legalitas dan izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kami berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tegas Nurmanto.

PT Tirta Sagara Salvage berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi keselamatan navigasi dan mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut di wilayah Selat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Comments (0)
Add Comment