PANGKALPINANG — Seorang pengemudi travel antar-jemput anak sekolah akhirnya menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Pangkalpinang setelah merasa terus diburu polisi dan kasusnya viral di media sosial. Pengemudi tersebut merupakan pelaku tabrak lari terhadap seorang pria yang baru selesai salat Subuh di Jalan Masjid Jamik.
Kapolresta Pangkalpinang, Max Mariners, mengatakan pelaku datang ke Mako Polresta secara sukarela karena tekanan publik semakin kuat. “Pelaku menyerahkan diri karena merasa ketakutan setelah viral dan mengetahui sedang diburu kepolisian,” ujarnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat pelaku sedang bertugas menjemput anak sekolah. Dalam kondisi gerimis, kaca mobil berembun dan jarak pandang terbatas. “Pelaku ini berprofesi sebagai travel antar-jemput anak sekolah. Cuaca gerimis membuat kaca berembun sehingga ia tidak menyadari telah menabrak korban yang sedang menyeberang,” jelas Kapolresta.
Setelah menabrak, pelaku sempat berhenti dan membawa korban ke rumah sakit. Ia juga menginformasikan kepada salah satu saksi bahwa korban akan dibawa untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena panik, pelaku meninggalkan rumah sakit setelah menyerahkan korban kepada perawat.
“Pelaku sempat memperbaiki kaca mobil yang pecah beberapa hari setelah kejadian karena takut terjadi kecelakaan lain,” tambah Max Mariners.
Pelaku, yang merupakan warga Jalan Bintang Pangkalpinang, akhirnya memilih menyerahkan diri setelah polisi menelusuri CCTV dan mulai mengidentifikasi kendaraan yang digunakan.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif. “Kami sedang melaksanakan pemeriksaan dan akan menggelar perkara untuk menetapkan tersangka. Proses penyidikan akan terus kami lanjutkan,” tegas Kapolresta.