DLH Basel Terus Kembangkan Inovasi Atasi Masalah Sampah Masyarakat

BANGKA SELATAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terus mengembangkan inovasi-inovasi dalam mengatasi sampah rumah tangga, perkantoran maupun penggiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di daerah itu.

Dengan melibatkan kreativitas warga lokal, saat ini sudah berhasil membuat mesin pemilahan sampah. Meskipun, mesin tersebut masih dalam percobaan tetapi lewat inovasi itu, sudah membuktikan komitmen DLH dalam mengatasi sampah yang dipilah agar dapat dikelola.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Basel Gitto Arsyad mengatakan, percobaan mesin pemilah sampah ini sebagai bentuk inovasi Kabupaten Basel terkait untuk mengurai sampah.

“Mesin ini diperuntukkan memilah sampah organik dan non organik sebelum di kirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” kata Gitto, Senin (29/1).

Ia mengatakan, mesin tersebut merupakan rakitan asli teknisi asal Toboali atau yang kesehariannya bekerja sebagai tukang las.

“Kreativitasnya sangat luar biasa dan dengan kepeduliannya atas permasalahan sampah maka ia berhasil membuat mesin ini,” ujarnya.

Menurut dia, mesin ini juga telah dilakukan percobaan dengan memilah sampah sekitar 133 Kilogram dengan waktu pemilahan kisarab 15 – 20 menit.

“Dari hasil percobaan itu, sampah seberat 133 kilogram berhasil memilah atau mengumpulkan sekitar 5 Kg sampah non Organik dan sisanya sampah organik. Walaupun, masih dalam percobaan mesin ini memang sudah bisa digunakan tanpa ada kendala, dan juga memang ada spesifikasi yang harus sesuai dengan peruntukannya atas pemilahan sampah,” pungkasnya.

Comments (0)
Add Comment