Lugas dan Berimbang

Wali Kota Molen Serap Aspirasi Warga Bukit Intan Di Momen Ngopi Pekat

0 110

PANGKALPINANG— Wali Kota Maulan Aklil (Molen) bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang kembali menggelar Ngobrol sambil ngopi bersama pemerintah dan masyarakat “Ngopi Pekat”. Kali ini bersama dengan masyarakat Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Selasa (13/2/2023).

Pertemuan dan diskusi santai penuh keakraban tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan solusi terkait permasalahan yang dihadapi warga.

Camat Bukit Intan, Yansah mengatakan, setelah pandemi covid akhirnya kegiatan serap aspirasi bisa dilaksanakan kembali di Kecamatan Bukit Intan.

Harapnya semoga semua kegiatan silaturahmi ini bisa menjadi wadah dalam menampung aspirasi sehingga bisa langsung dieksekusi.

“Terima kasih pak wali kota, karena lewat acara ini masyarakat kami bisa menyampaikan langsung permasalahan yang ada di Kecamatan Bukit Intan,” ucap Yansah.

Pada pertemuan tersebut, satu per satu perwakilan warga dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bukit Intan menyampaikan aspirasinya.

Adapun sejumlah aspirasi yang disampaikan warga, diantaranya keluhan kantor Lurah Air item yang sudah seharusnya diperbaiki, permintaan adanya patroli jam belajar dari Isnani Ketua RT 1 Air Mawar.

Kemudian tentang persoalan pembayaram PBB yang lama oleh Saleh Ketua Rt 02 Air Mawar, hingga persoalan lampu jalan.

Wali Kota Molen pun langsung menampung dan langsung memrintahkan OPD terkait bagi yang memungkinkan untuk bisa langsung dieksekusi.

Beberapa pertanyaan warga lainnya secara teknis langsung dijawab oleh kepala OPD terkait, dan diperintahkan oleh walikota mana-mana yang bisa dilakukan segera untuk dieksekusi.

Molen mengatakan, pihaknya tidak akan pernah sempurna tanpa adanya masukan atau saran dari warga. Oleh karena itu, melalui kegiatan “Ngopi Pekat” ini dirinya ingin perwakilan warga bisa menyampaikan uneg-unegnya agar dapat langsung dicarikan titik temu penyelesaiannya.

“Pergerakan kami (Pemkot) tidak akan bisa sempurna kalau tidak memdengar langsung aspirasi masyarakat, untuk itu melalui “Ngopi Pekat” ini aspirasi masyarakat dapat tertampung dan bisa di eksekusi langsung oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang,” pungkas Molen.

Leave A Reply

Your email address will not be published.