Lugas dan Berimbang

President Of AIESEC Indonesia Support Pariwisata Bangka Belitung

0 545

SatuArahNews.com, Sungailiat -Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) tiada henti-hentinya berupaya membangun provinsi agar lebih maju dan sejajar dengan provinsi lain melalui Dunia Pariwisata.

Salah-satunya, dengan mendatangkan Association Internationale des Etudiants en sciences Economiques et Commerciales (AIESEC), melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora), dalam acara Wonderful Bangka Belitung Project 2019, yang digelar di ruang Bina Praja Kantor Bupati Kabupaten Bangka, Selasa (29/1/2019).

AIESEC merupakan Organisasi Pemuda-Mahasiswa Internasional terbesar di Dunia. Didirikan di Indonesia sejak tahun 1984 dibawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Perserta AIESEC yang hadir di acara tersebut sebanyak 20 orang yang tergabung dalam 17 negara, termasuk Indonesia, dimana salah satu pesertanya berasal dari provinsi Babel sendiri.

President of AIESEC Indonesia Azalia Zatadini, dalam sambutannya di Acara Wonderful Bangka Belitung 2019 mengatakan. “Saya percaya kepada Wonderful Bangka Belitung Project, karena kita sudah pernah melakukan masa percobaan pada tahun sebelumnya, dan sampai saat ini, AIESEC sudah ada di 120 negara, yang tersebar di-35 kota dan 29 Universitas se-Indonesia,” ujarnya.

Ia melihat potensi yang sangat baik, serta dampak yang akan dibawa ke arah yang lebih baik lagi untuk memajukan Dunia Pariwisata khususnya di Bangka-Belitung .

Ia pun melanjutkan, kami percaya bahwa setiap masyarakat berhak mendapatkan hal seperti ini, dan Pemerintah Provinsi Babel telah menerima AIESEC dengan baik, hingga dapat memperkenalkan produk dan program yang kita miliki.

Sementara itu kepala Dinas kepemudaan dan Olahraga H. Suharto, SE.MM menyampaikan bahwa, Memorandum of Understanding (MoU) antara AIESEC dan Gubernur Babel sudah dilakukan saat audiensi di Ruang Tanjung Pendam Senin, (28/1).

“Dengan adannya MoU menjadi acuan sumber payung hukum nantinya, ketika kabupaten dan provinsi menginginkan AIESEC datang lagi, sehingga dengan dasar itu kita bisa mengeluarkan atau mengalokasikan dana yang kita inginkan,” jelasnya.

Kemudian ia menambahkan, para delegasi AIESEC nantinya akan diserahkan oleh Bupati ke desa-desa di provinsi maupun kabupaten kepada Bapak angkatnya.

“Mereka nantinya bisa melihat peluang untuk dipromosikan, setelah mereka tinggal di desa, apa saja yang bisa dibawa pulang mereka perkenalkan ke negaranya masing-masing,” tambahnya.

Selain itu, Azalia Zatadini selaku Presiden of AIESEC Indonesia saat diwawancara oleh Wartawan SatuArahNews.com , mengatakan “Peserta AIESEC akan tinggal selama 6 minggu yang memang inisiasinya karena kita ingin mensupport Dunia Pariwisata yang ada di Bangka Belitung, dan kita temukan kebutuhan seperti ini, yang ada resort serta talentnya. Semoga program ini dapat berlanjut dan memberi dampak positif bagi masyarakat Bangka,” tutupnya. (M1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.